Satgas Corona Sumsel Telusuri Orang Sekitar Tenaga Medis PDP Asal Prabumulih

Satgas Corona Sumsel Telusuri Orang Sekitar Tenaga Medis PDP Asal Prabumulih
PERISTIWA | 20 Maret 2020 16:23 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Sumsel tengah menelusuri orang-orang yang sempat kontak dengan tenaga kesehatan asal Prabumulih yang ditetapkan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Hingga saat ini, ada 88 warga di provinsi itu dalam pengawasan (ODP).

Juru bicara Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Sumsel Prof Yuwono mengungkapkan, penelusuran orang-orang sekitar PDP sangat penting karena menyangkut kesehatan mereka. Pemeriksaan kesehatan mereka harus dilakukan terlebih jika PDP nantinya diketahui positif Corona.

"Otomatis (diperiksa dan masuk dalam ODP)," ungkap Yuwono, Jumat (20/3).

Menurut dia, PDP asal Prabumulih itu diketahui baru saja pulang dari Batam, Kepulauan Riau. Pasien tersebut mengalami gejala batuk, gangguan pernapasan, dan panas.

Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang telah mengambil sampel spesimen dan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan.

"Sampel spesimen sudah diambil dan dikirim," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Hanya saja, Yuwono enggan menjelaskan kondisi terkini PDP laki-laki berusia 50 tahun itu. Dia hanya menyebut pasien masih menjalankan pemeriksaan intensif.

"Belum bisa saya bagikan (ungkap), sudah di ruang isolasi RSMH," kata dia.

Hingga saat ini, ada 88 orang yang tersebar di Sumsel berstatus ODP, 76 orang diantaranya dinyatakan sehat. (mdk/ray)

Baca juga:
Antisipasi Lonjakan Pasien Corona, Jokowi Minta Mendagri Siapkan Gedung Pemerintah
Bertambah 7 Orang, Pasien Corona Meninggal Jadi 32 Orang
Tambah 60 Kasus Baru, Jumlah Pasien Positif Covid-19 di RI Capai 369 Orang
Bertambah Satu, Total Pasien Corona yang Sembuh Menjadi 17 Orang
Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Obat untuk Mengobati Pasien Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami