Satgas Covid-19: Aktivitas Pilkada Timbulkan Kerumunan Tidak Ditolerir

Satgas Covid-19: Aktivitas Pilkada Timbulkan Kerumunan Tidak Ditolerir
PERISTIWA | 22 September 2020 18:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, segala aktivitas selama tahapan Pilkada Serentak 2020 yang menimbulkan kerumunan massa harus dihindari. Pasalnya, kerumunan massa berpotensi meningkatkan penularan virus corona (Covid-19).

"Kami tidak bisa menoleransi terjadinya aktivitas politik yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi peningkatan penularan," katanya dalam konferensi pers di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (22/9).

Dia menekankan, aktivitas politik selama Pilkada 2020 harus dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini telah ditetapkan melalui Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 dan 10 tahun 2020 tentang pelaksanaan Pilkada di masa pandemi Covid-19.

Wiku meminta peserta pilkada dan pendukung mengikuti aturan yang telah ditetapkan tersebut. Sehingga, pelaksanaan Pilkada tidak memunculkan klaster penularan Covid-19.

"Kami harus betul-betul menjaga keselamatan bangsa ini dari Covid-19. Aktivitas politik dalam Pilkada silakan dilakukan selama tidak menimbulkan kerumunan dan potensi penularan," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Sebelumnya Komisi II DPR RI...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami