Satgas Covid-19 di Sumut Diserang Saat Razia, Petugas Dilempar Batu dan Mobil Dirusak

Satgas Covid-19 di Sumut Diserang Saat Razia, Petugas Dilempar Batu dan Mobil Dirusak
PERISTIWA | 22 Oktober 2020 16:45 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Razia yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) di keramaian diduga lokasi judi mendapat perlawanan. Sekelompok orang menyerang petugas dan merusak mobil yang digunakan.

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa ini terjadi saat Satgas melakukan razia di Kompleks BTC, Jalan Veteran, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang, Rabu (21/10) malam hingga Kamis (22/10) dini hari. Akibat serangan itu, seorang personel Satpol PP terluka dan 2 unit mobil rusak.

"Mobil yang dirusak sama mereka, terus ada Satpol PP yang kena batu kepalanya," kata Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Kamis (22/10).

mobil satgas covid 19 dirusak di sumut

©2020 Istimewa

Peristiwa ini terjadi saat Satgas ingin menegakkan protokol kesehatan di lokasi keramaian itu. Petugas mendapati banyak orang yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, yakni tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak. Namun mereka mendapatkan perlawanan. Pelakunya diduga sebagai orang-orang yang mem-back up lokasi itu.

Edy sudah meninjau langsung lokasi kejadian. Dia mengatakan, banyak hal mencurigakan di lokasi itu. “Sangat-sangat patut diduga bahwa dia melakukan kegiatan ilegal, terus terang saja sepertinya judi, karena didapatkan kertas seperti togel, koin-koinnya. Sudah pasti ke sana itu larinya,” ujar dia.

Mantan Pangkostrad ini menyatakan pelaku yang menyerang Satgas Penanganan Covid-19 Mebidang telah melakukan pelanggaran hukum. “Orang-orang ini yang dilakukan penindakan untuk menaati protokol kesehatan malah melawan petugas, itu pidana, ini sedang diajukan ke kepolisian,” sebut Edy.

Edy menyatakan, lokasi itu harus ditutup. “Jelas ditutup, pasti, tempat tanpa izin tempat tersebut. Sudah pasti harus ditutup,” tegasnya.

Dia kembali mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin. Meski Sumut tidak menerapkan PSBB, bukan berarti warga bisa seenaknya. Peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah harus diikuti. (mdk/gil)

Baca juga:
Satu Orang 45 Menit, Begini Teknis Simulasi Penyuntikan Vaksin Covid-19 di Depok
Satgas Jelaskan Aktivitas yang Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19 saat Libur Panjang
BPJS akan Analisis Warga yang Berhak Terima Vaksin Covid-19
Wali Kota Solo Imbau Warga di Perantauan Tidak Mudik Saat Libur Panjang
VIDEO: Kabar Gembira, Kasus Aktif Covid-19 Menurun Luar Biasa
Ketua Satgas Sebut Ketersediaan Ruang ICU di Jakarta 64 Persen

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami