Satgas Covid-19 Imbau Pedagang Jajanan Tak Berjualan Selama PTM di Depok

Satgas Covid-19 Imbau Pedagang Jajanan Tak Berjualan Selama PTM di Depok
Simulasi PTMT di Depok. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki
NEWS | 7 Oktober 2021 15:40 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Penjual jajanan di sekitar sekolah diimbau tidak berjualan sementara selama pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). Hal itu untuk menghindari kerumunan di sekitar area sekolah. Sedangkan untuk kantin sekolah memang dilarang buka selama PTMT.

“Mohon maaf kepada sahabat-sahabat warga yang melakukan aktivitas itu (berdagang di area sekitar sekolah). Untuk sementara pada masa transisi ini tidak diperkenankan berjualan di sekitar sekolah,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Kamis (7/10).

Dia menegaskan, ketika berada di sekolah, siswa tidak diperbolehkan melakukan aktivitas makan. Yang diperbolehkan hanya minum saja untuk menjaga hidrasi tubuh. Dengan maksud agar tidak terjadi droplet ketika anak-anak membuka masker. Anak-anak maksimal hanya 120 menit ada di sekolah.

“Dalam Peraturan Wali Kota sudah diatur, anak hanya dibekali minum dan tidak boleh makan, karena ketika makan pasti buka masker, Kantin pun tutup. Tempat jualan juga,” tambahnya.

Sementara itu, di SMPN 1 Depok dilakukan pembagian sesi untuk siswa yang masuk ke sekolah. Sesi I untuk nomor ganjil dan sesi II untuk nomor genap. Seluruh siswa wajib cuci tangan dan memakai masker sesuai dengan protokol kesehatan 5M yang berlaku.

“Kita periksa suhu, jalur sebelah kanan anak perempuan kiri anak laki-laki dan diarahkan bapak dan guru. Di depan kelas sudah ada guru yang mengajar untuk menunggu. Di kelas masuk, guru pertama yang masuk mengecek kelengkapan yang harus dibawa siswa, bawa tempat minum, masker cadangan, sekolah menyiapkan masker cadangan juga,” kata Kepala SMPN 1 Depok, Erna Iriani.

Pihak sekolah mengikuti aturan dengan memanfaatkan waktu siswa di sekolah hanya 120 menit saja. Siswa datang ke sekolah dua kali dalam sepekan.

“Selebihnya daring, jadi online tetap jalan, saat ini kelas VI saja. Untuk hari ini antusias hadir semua, satu kelas 18-20 siswa,” tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Kemendikbud Ristek Catat 82,69 Persen Perguruan Tinggi Siap Pembelajaran Tatap Muka
69 Warga Sekolah Terkonfirmasi Positif Covid Selama Pelaksanaan PTM Kota Tangerang
Wawali Kota Depok Siap Stop PTM Jika Sekolah Tak Taat Prokes, Siswa Wajib Patuhi Ini
Anak di Bawah 12 Tahun Sudah Boleh Masuk Mal di Tangerang, Taman Belum Dibuka
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Padang Tetap Gelar Belajar Tatap Muka

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami