Satgas Covid-19: Pintu Masuk Negara Harus Diperhatikan dan Diperketat

Satgas Covid-19: Pintu Masuk Negara Harus Diperhatikan dan Diperketat
Suasana bandara pasca pelarangan mudik dicabut. ©2021 Liputan6.com/Angga Yuniar
NEWS | 14 September 2021 17:34 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19 Alexander K. Ginting menegaskan setiap pintu masuk menuju negara Indonesia harus terus diperhatikan dan diperketat sebagai bentuk upaya pencegahan masuknya varian baru COVID-19 ke Tanah Air.

“Karena banyak varian-varian baru yang masuk ke dalam variant of concern (VOC) atau variant of interest (VOI) itu banyak dari luar, sehingga memang pintu-pintu masuk dari luar ini harus benar-benar diperketat,” kata Alexander dalam acara bertajuk “Percepatan Vaksinasi, Solusi Jitu Cegah Virus Baru” yang terpantau secara daring di Jakarta, Selasa (14/9).

Alexander mengatakan pengetatan penjagaan di tiap pintu masuk tersebut tidak boleh hanya dilakukan di bandara saja, tetapi penting pula untuk memperhatikan jalur laut yakni melalui pelabuhan.

Pemantauan pada pelabuhan, kata dia, perlu dilakukan baik pada pelabuhan yang bersifat resmi ataupun pelabuhan-pelabuhan kecil yang ada di suatu daerah.

“Bandara memang selama ini sudah baik. Ada karantina sampai 8x24 jam dan ini bisa kita pertimbangkan untuk diperpanjang, berdasarkan karakteristik dan dinamika yang ada di lapangan. Demikian juga pelabuhan yang ada di laut,” ujar dia.

Hal tersebut perlu dilakukan sebagai langkah untuk terus memantau perkembangan mutasi virus SARS-CoV-2 yang kini sedang berkembang menjadi berbagai jenis varian baru seperti varian Mu, varian Delta dan varian C.1.2.

Ia menjelaskan, virus SARS-CoV-2 merupakan sebuah virus yang mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga akan mudah menular kepada manusia akan terus mengalami mutasi. Selain memperketat jalur kedatangan, penting bagi setiap pihak untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan terus menggencarkan 3T (testing, tracing, dan treatment) serta vaksinasi.

“Mutasi dan varian itu akan ada terus, ini memang harus menjadi kewaspadaan kita. Karena itu yang mencegah adalah diri kita sendiri. Jadi sepanjang kita bisa menerapkan 3M, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker dan vaksinasi ini akan memberikan proteksi,” kata Alexander. (mdk/ded)

Baca juga:
Aksi Badut Jemput Warga untuk Vaksin Covid-19
Update Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Per 14 September 2021
Kemenkes Perbarui PeduliLindungi untuk Pemegang Sertifikat Vaksin Luar Negeri
Kemenkes: Kita di Level Penularan Covid-19 Sangat Rendah, Tapi Jangan Euforia
Puan: Jangan Kendor Meski Penularan Covid-19 Terus Melandai

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami