Satgas Covid-19 soal Izin Lepas Masker: Momentum Pemulihan Ekonomi

Satgas Covid-19 soal Izin Lepas Masker: Momentum Pemulihan Ekonomi
Juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 17 Mei 2022 20:40 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Pemerintah kembali memberikan kelonggaran aktivitas masyarakat di masa pandemi Covid-19. Kali ini, pemerintah mengizinkan masyarakat melepas masker saat beraktivitas di ruangan terbuka.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan momentum ini akan dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi.

"Pada momentum ini, pemerintah sepakat memanfaatkan waktu untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional yang berdampak akibat pandemi selama 2 tahun belakangan ini," kata Wiku dalam konferensi pers virtual yang dikutip melalui akun Youtube BNPB, Selasa (17/5).

Meski demikian, Wiku mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan tetap memakai masker jika kondisi tubuh sedang tidak sehat. Tujuannya, agar tidak tertular ataupun menularkan Covid-19.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar masyarakat dapat adaptif terhadap kebijakan di masa yang akan datang.

"Masyarakat diharapkan dapat tetap waspada siaga dan adaptif dengan berbagai perubahan yang ada ke depannya," imbau Wiku.

2 dari 2 halaman

Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan, masyarakat Indonesia sudah memiliki kekebalan terhadap varian baru Covid-19, terutama Omicron BA.2. Dia membandingkan situasi penularan Covid-19 di Indonesia dengan sejumlah negara di dunia yang masih mendeteksi keberadaan varian BA.2.

Indonesia belakangan ini mencatat penurunan kasus Covid-19 meski masih didominasi varian BA.2. Sementara Amerika Serikat, China, dan Taiwan mengalami lonjakan kasus Covid-19 dipicu varian BA.2.

"Apa yang kejadian seperti beberapa negara, seperti Amerika dan Jepang dan sekarang sedang tinggi naik di Taiwan di China itu karena ada varian baru Omicron BA.2," jelasnya dalam konferensi pers, Selasa (17/5).

Kekebalan masyarakat terbukti melalui hasil sero survei atau survei antibodi Covid-19. Budi menyebut, hasil sero survei pada Desember 2021 menunjukkan, 86,6 persen penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi terhadap SARS-CoV-2.

Pada Maret 2022 menjelang mudik Lebaran Idulfitri 2022, sero survei kembali dilakukan di Jawa dan Bali. Hasilnya, hampir 100 persen penduduk sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19. (mdk/ray)

Baca juga:
Waspada Inflasi Meroket Usai Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker
Menkes Minta Pengguna Transportasi Publik, Komorbid dan Lansia Tetap Pakai Masker
Tempat Terbuka Kini Tak Perlu Pakai Masker, Pemulihan Ekonomi Bakal Lebih Cepat
Alasan Pemerintah Izinkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka
Pernyataan Lengkap Jokowi Izinkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini