Satgas Covid-19 Yogyakarta Sebut Kasus Semakin Terkendali

Satgas Covid-19 Yogyakarta Sebut Kasus Semakin Terkendali
Kapal Umsini jadi pusat isolasi Covid-19 terapung. ©REUTERS/Abd. Rahman Muchtar
NEWS | 17 September 2021 00:32 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta menyatakan penularan COVID-19 di kota tersebut semakin terkendali dengan temuan kasus terkonfirmasi positif rata-rata 20 orang per hari.

“Bahkan boleh dikatakan jika kondisi penularan yang ada saat ini sudah lebih baik dibanding kondisi pada Mei dan Juni atau sebelum ada peningkatan kasus signifikan,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (16/9).

Menurut dia, terkendalinya kasus penularan COVID-19 tersebut juga tercermin dari pelaksanaan pelacakan serta testing yang cukup tinggi namun temuan kasus rendah.

“Jumlah 'tracing' (pelacakan) dan testing yang kami lakukan sudah sangat tinggi, lebih dari ketentuan. Dari satu kasus, biasanya harus dilakukan 'tracing' kepada 10 sampai 15 orang dan itu sudah terpenuhi,” katanya.

Pada saat ini, lanjut Heroe, jumlah rukun tetangga (RT) di Kota Yogyakarta yang masuk zona hijau atau tidak ada temuan kasus COVID-19 juga bertambah menjadi 95,3 persen.

“Tidak ada RT yang masuk zona oranye dan zona merah. Tinggal menyisakan sekitar 115 RT yang masih masuk zona kuning,” katanya.

Begitu juga dengan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan cukup rendah, rata-rata 18 persen untuk ruang perawatan intensif dan ruang isolasi.

Meskipun demikian, Satgas Penanganan COVID-19 tetap akan mengoperasionalkan selter untuk isolasi terpusat yang berada di Selter Tegalrejo dan Gemawang.

“Saya sudah minta kepada pengurus RT untuk segera memindahkan warga yang terkonfirmasi positif ke isolasi terpusat supaya mengurangi risiko penularan di keluarga atau di wilayah sekitarnya,” katanya.

Jika tidak dirawat di isolasi terpusat, maka RT tersebut akan disekat agar mengurangi mobilisasi masyarakat baik yang akan masuk atau keluar.

“Saat ini tantangannya adalah mempertahankan kondisi penularan kasus yang semakin turun dan terkendali ini. Kuncinya sekali lagi adalah penerapan protokol kesehatan ketat dan mempercepat vaksinasi,” katanya.

Pada Kamis ini, terdapat penambahan 10 kasus terkonfirmasi COVID-19 dengan 36 pasien sembuh atau selesai menjalani isolasi dan tidak ada pasien yang dilaporkan meninggal dunia. Dengan demikian, di Kota Yogyakarta saat ini tersisa 338 kasus aktif. (mdk/ded)

Baca juga:
Jokowi Minta Pemda Aceh Tekan Angka Kematian Akibat Covid-19
Airlangga Hartarto: Penanganan Covid-19 Indonesia Diakui Lebih Baik
Gubernur Edy Laporkan Penurunan Kasus Covid-19, Jokowi Ingatkan Manajemen Lapangan
China Gencarkan Pelacakan Covid-19 Seusai Munculnya 19 Kasus Lokal Baru
Indonesia Sumbang Alat Kesehatan untuk Myanmar
Kasus Covid-19 Tambah 3.145, Terbanyak Jabar dan Jatim

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami