Satgas Madago Raya Ledakkan 6 Bom Lontong Milik Teroris Poso

Satgas Madago Raya Ledakkan 6 Bom Lontong Milik Teroris Poso
Petugas mempersiapkan bom lontong yang akan dimusnahkan. ©ANTARA/HO-Humas Polda Sulawesi Tengah
NEWS | 22 Desember 2021 13:24 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Tengah memusnahkan barang bukti enam bom lontong milik kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di Markas Kompi I Batalyon B Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (22/12).

"Pelaksanaan pemusnahan diketahui memiliki daya ledak tinggi atau high explosive," kata Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiono.

Bronto mengatakan enam bom lontong yang dilakukan disposal merupakan barang bukti sitaan Satgas Tinombala 2014. Keenam bom lontong itu berbentuk bom pipa PVC yang kesemuanya memiliki daya ledak tinggi.

2 dari 3 halaman

Disita Setelah Kontak Tembak

Ia menjelaskan, tiga bom rakitan itu disita setelah kontak tembak aparat keamanan dengan kelompok MIT Poso di pondok milik Jumrian alias Tamar di Desa Tamanjeka, Kecamatan Poso Pesisir pada 19 September 2014.

Tiga bom rakitan lainnya merupakan barang bukti yang disita setelah kontak tembak personel Brimob Polri di Pegunungan Impo Desa Padalembara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso pada 30 Oktober 2014.

Bronto menerangkan, sebelum dimusnahkan, bom lontong itu diurai tim detasemen Gegana guna mengetahui dan mempelajari unsur yang terkandung di dalamnya.

"Untuk menghindari risiko bahaya dalam penyimpanan barang bukti bom lontong maka dilakukan disposal atau dimusnahkan dengan cara diledakkan," jelas dia.

3 dari 3 halaman

Empat Terduga Teroris Poso Masih Diburu

Hingga saat ini pengejaran terhadap empat orang sisa DPO teroris Poso terus dilakukan Satgas Madago Raya. Keempat DPO itu yakni Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

"Kami berharap dukungan dan doa dari masyarakat di Kabupaten Poso, Sigi dan Parimo serta masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya untuk menuntaskan terhadap segala bentuk teror yang dilakukan DPO teroris Poso tersebut," harap Bronto.

"Kita berharap daerah Kabupaten Poso, Sigi dan Parimo khususnya dan Sulawesi Tengah kembali aman dan kondusif," imbuhnya.

(mdk/yan)

Baca juga:
4 Teroris Poso Diduga di Sigi-Parigi Moutong, Operasi Madago Raya akan Diperpanjang
Persempit Gerak Simpatisan Teroris Poso, Satgas Madago Raya Razia Barang Bawaan Warga
Kasad Dudung akan Cek Daerah Operasi Prajurit TNI AD di Papua dan Poso
Ali Kalora Tewas, Warga Poso Mulai Berani Laporkan Keberadaan Teroris MIT
Beredar Video Keluarga Ajak DPO MIT Poso Pulang ke Rumah
Lewat Video, Ibu DPO MIT Poso Minta Ahmad Panjang Segera Pulang

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami