Satpol PP Razia Warteg di Serang, Sita Rice Cooker Usai Dapati Pengunjung Makan Siang

Satpol PP Razia Warteg di Serang, Sita Rice Cooker Usai Dapati Pengunjung Makan Siang
Warteg di Kota Serang. ©2021 Merdeka.com/Dwi Prasetya
PERISTIWA | 19 April 2021 14:21 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Ipah seorang wanita paruh pemilik Warteg terkejut saat sejumlah anggota Satpol PP Kota Serang melakukan razia rumah makan di bulan puasa pada hari Kamis (15/4). Saat razia berlangsung, ada dua orang yang tengah makan di Warteg milik Ipah.

Melihat adanya aktivitas di Warteg, anggota satpol PP langsung menyita rice cooker milik Warteg yang masih berisi nasi. Ipah hanya bisa pasrah melihat rice cooker miliknya di sita oleh petugas Satpol PP tersebut.

"Kaget pak, satpol PP datang. Tutup (warung), di dalam ada yang makan dua orang. Rice cooker dibawa," ujar Ipah saat ditemui di Warteg miliknya wilayah perempatan Boru, Kota Serang, Senin (19/4).

warteg di kota serang
©2021 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Ipah mengungkapkan, hari ini rice cooker yang disita oleh satpol PP telah dikembalikan setelah suaminya mengambil ke kantor Satpol PP Kota Serang.

"Ini udah dikembalikan (rice cooker), suami yang ambil ke sana," kata Ipah.

Ipah mengatakan sempat kesulitan untuk menanak nasi ketika rice cooker-nya dibawa petugas Satpol PP. Dia mengaku memakai baskom untuk mewadahi nasi, selama rice cooker nya disita oleh petugas satpol PP.

"Selama rice cooker dibawa, pakai baskom buat wadah nasinya," ujar dia.

Ipah mengatakan selama bulan puasa meski keadaan warungnya tertutup, ia masih melayani pembeli untuk dibungkus dan juga melayani bila konsumen meminta untuk makan di dalam warung.

"Yang beli di bungkus, kadang ada yang minta makan di sini," kata Ipah.

Saat melakukan razia, petugas Satpol PP Kota Serang juga memberikan imbauan agar pemilik rumah makan melakukan aktivitas jual beli sesuai imbauan yang telah diberikan oleh wali kota di bulan Ramadan.

Baca Selanjutnya: Alasan Satpol PP Sita Rice...

Halaman

(mdk/gil)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami