Satu Anggota Polsek Tambun Meninggal Akibat Covid-19, Indikasi Orang Tanpa Gejala

Satu Anggota Polsek Tambun Meninggal Akibat Covid-19, Indikasi Orang Tanpa Gejala
Ilustrasi Polisi. ©2015 Merdeka.com
PERISTIWA | 10 Juli 2020 17:50 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Satu anggota Polsek Tambun meninggal dunia usai positif terinfeksi Covid-19. Semula anggota tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan anggota tersebut tanggal 2 Juli mengikuti tes swab.

"Kita membenarkan salah satu anggota Polsek Tambun ini meninggal dunia karena diduga Covid-19, sejak tanggal 2 yang lalu sejak hasil swab," kata Yusri saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan anggota tersebut terindikasi sebagai OTG. "Dia sebenarnya merasa enggak gimana indikasi mungkin seperti OTG orang tanpa gejala seperti orang yang sehat yang melakukan aktivitas kan. Tapi karena kurang enak badan kemudian dia swab, pada saat dia swab hasilnya positif," jelas Yusri.

Sebelumnya, kata Yusri, anggota tersebut mengikuti acara baksos terkait Covid-19 di wilayah tempatnya dinas. "Dia habis bantu-bantu Baksos pada saat itu, nah setelah positif dia isolasi-lah di RSUD Bekasi. Nah kemarin meninggal dunia," bebernya.

Menyikapi kejadian itu, Polsek Tambun melakukan bersih-bersih. "Disemprot semuanya, kemudian orang yang rentan dengan penyakit bawaan, anggota Polsek Tambun kan banyak orang tua dan rentan penyakit. Kebijakan kapolres-nya dilakukan WFH (Work From Home) tapi diawasi," paparnya.

Baca Selanjutnya: Pelayanan Dipindah ke Polres Bekasi...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami