Satu Desa di Mukomuko Ditutup karena Salah Satu Perangkat Desa Positif Covid-19

Satu Desa di Mukomuko Ditutup karena Salah Satu Perangkat Desa Positif Covid-19
Dinkes Mukomuko Bersiap Melakukan Tes Usap. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 21 Januari 2021 04:32 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Pemerintah Desa Marga Mukti, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak beberapa hari terakhir menutup sementara atau tidak memberikan pelayanan pemerintahan kepada warganya. Hal itu dikarenakan ada salah satu perangkat desa ini yang dinyatakan positif Covid-19.

"Sepertinya ada satu desa di wilayah ini yang tutup sementara karena ada salah satu perangkat desa yang dinyatakan positif Covid-19," kata Camat Penarik Suranto dalam keterangannya di Mukomuko, Rabu (20/1).

Dia mengatakan hal itu setelah menerima laporan tentang mayoritas perangkat di salah satu desa di wilayah ini yang menjalani tes usap setelah ada salah satu perangkat desa yang dinyatakan positif Covid-19 dari bawahannya.

Dia mengatakan, pihaknya sebelumnya sempat bertemu dengan salah satu perangkat desa ini, tetapi setelah itu mendapat laporan tentang perangkat desa ini dinyatakan positif Covid-19.

"Saya sempat kaget karena perangkat desa ini pernah ke kantor kecamatan, tetapi mudah-mudahan tidak ada pihak di kantor camat ini yang pernah kontak erat dengan perangkat desa tersebut," ujar dia.

Sepertinya kalau banyak warga di wilayah ini yang dites swab, katanya, kemungkinan banyak warga yang positif Covid-19. Di Kecamatan Penarik terdapat 48 orang positif Covid-19, kalau lebih banyak warga yang diswab kemungkinan jumlahnya bisa mendekati 200 orang.

Menurutnya, sekarang ini penderita penyakit ini yang paling banyak itu tanpa gejala, sehingga tidak ada yang tahu bahwa dia ini positif Covid-19. Kendati demikian orang sudah tahu cara menghindarinya agar tidak tertular virus corona.

Sekretaris Dinas Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo menyebutkan dari sebanyak 29 orang yang menjalani tes usap di Puskesmas Bukit Mulya sejak beberapa hari terakhir, sekitar sembilan orang di antaranya perangkat desa.

Dia mengatakan, sejumlah perangkat desa di daerah ini menjalani tes usap setelah ada salah satu perangkat desa yang dinyatakan positif Covid-19. Dan perangkat desa ini diduga kontak erat dengan pasien Covid-19. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami