Satu Siswa Kritis Pascakebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede

PERISTIWA | 19 November 2019 18:41 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - SAP (15) siswa SMK Yadika 6 Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat kritis pascakebakaran yang melanda sekolah tersebut, Senin (18/11) kemarin. SAP kini dirawat intensif di ruang PICU Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara.

Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan jika SAP mengalami luka cukup parah setelah lompat dari lantai 4 gedung SMK Yadika.

"Korban mengalami luka bakar bagian tangan kanan dan kanan kiri serta pendarahan di otak akibat benturan lompat dari lantai 4," kata Erna di Bekasi, Selasa (19/11) seperti diberitakan Antara.

Menurut Erna, luka yang diderita SAP terbilang cukup parah hingga membuatnya harus dirawat inap di ruang PICU Rumah Sakit Koja, Jakarta Utara. Sementara belasan korban lain sudah diperkenankan pulang oleh tim medis.

"Macam-macam lukanya, ada yang luka karena benda, ada yang patah tulang juga karena lompat dari lantai 2 dan lantai 3, ada yang sesak nafas, ada yang trauma. Korbannya itu siswa, guru, dan petugas damkar juga ada," ucapnya.

Belasan korban itu dirawat di Puskesmas Tipe D Pondok Gede dan Rumah Sakit Yadika, Pondok Gede.

"Namun semuanya sudah diperkenankan pulang, hanya satu orang yang dirawat di Rumah Sakit Koja. Kita doakan saja agar kembali pulih," katanya.

1 dari 2 halaman

Polisi Masih Dalami Penyebab Kebakaran

Hingga saat ini Polres Bekasi Kota masih mendalami penyebab terjadinya kebakaran. Erna mengatakan bahwa penyidik masih mendalami dan menyisir lokasi kejadian.

"Untuk saat ini belum kami ketahui penyebabnya," kata Erna di Bekasi, Selasa (19/11).

Ia mengatakan petugas masih dalam penanganan penyelidikan di SMK Yadika 6 Pondok Gede. Mereka menyisir seluruh ruangan yang ada di gedung sekolah tersebut.

"Nanti kalau sudah diketahui pasti kami akan sampaikan, tunggu dulu," kata dia.

Pantauan di lokasi sekolah yang terletak di Jalan Wadas Raya, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat itu kini hanya menyisakan lulu lantah besi dan bangunan.

Bangunan bertingkat milik SMK Yadika hampir seluruhnya terbakar. Garis polisi membentang dari sudut sekolah sisi kanan dan kiri.

Hampir seluruh ruang kelas seluruhnya lulu lantah setelah diamuk kobaran api kemarin. Untaian tiang penyanggah kayu di depan sekolah ikut rapuh.

Dari peristiwa itu sebanyak 14 orang mengalami luka patah tulang dan luka bakar. Api berhasil dijinakkan oleh Damkar sekitar pukul 20.30 Wib pascakejadian pukul 15.30 Wib.

2 dari 2 halaman

Saat Kebakaran Siswa Nekat Lompat dari Lantai 3

Seperti yang diketahui, SMK Yadika 6 yang terletak di Jalan Wadas Raya, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat habis terbakar, Senin (18/11) sore.

Api yang merambat dengan cepat itu membuat siswa kalang kabut. Bahkan sejumlah siswa nekat melompat dari lantai 3 dan 4 untuk menghindari amukan si jago merah.

Dari peristiwa itu, sebanyak 14 orang mengalami luka patah tulang dan luka bakar. Api berhasil dijinakkan oleh Damkar sekitar pukul 20.30 Wib pascakejadian pukul 15.30 Wib. (mdk/rhm)

Baca juga:
SMK Yadika 6 Bekasi Liburkan Seluruh Siswa Pascakebakaran
Ibu Hamil dan Suaminya Terbakar di Dalam Kamar, Ditemukan Bensin Dalam Botol
Kebakaran Susulan Kembali Terjadi di Gedung SMK Yadika 6
Sempat Padam, Api Kembali Muncul di Gedung SMK Yadika Bekasi
Yang Tersisa Pascakebakaran Gedung SMK Yadika 6

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.