Sebelum Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Siswi SMP di Tasikmalaya Sering Dibully

PERISTIWA | 28 Januari 2020 03:33 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Siswi SMP 6 Kota Tasikmalaya berinisial DS (13) ditemukan tewas di dalam gorong-gorong depan sekolah. Salah seorang kerabat korban, Ade Munir (56) menyebut bahwa korban diketahui tidak pulang ke rumah sejak Kamis (23/1) sore. Pihak keluarga pun sempat melaporkan hal tersebut kepada kepolisian.

Selain itu, Ade juga mengungkapkan bahwa dua hari sebelum DS hilang ibunya melihat korban sering murung dan senang berdiam diri di dalam kamar.

"Kata ibu korban, DS ini sering di-bully di sekolah. Ia sering dikatai bau lontong karena ibunya berjualan lontong," ujarnya, Senin (27/1).

Ada juga menyebut bahwa berdasarkan informasi yang diterima keluarga dari teman DS, saat itu DS diketahui pulang bersama dua orang temannya dari sekolah. Namun karena saat itu hujan turun cukup deras maka DS pun memilih berteduh terlebih dahulu, sedangkan kedua temannya pulang duluan.

"Dia kata temannya sendirian menunggu hujan reda dan dua temannya pulang duluan," katanya.

Saat DS tidak pulang pada Kamis sore, keluarga disebut Ade sempat melakukan pencarian karena khawatir namun ternyata tidak membuahkan hasil. Pada Jumat (24/1), keluarga kemudian mendatangi sekolah untuk memastikan. Pihak sekolah menyebut bahwa korban terakhir masuk kelas pada Kamis.

"Saat minta agar membuka rekaman kamera pengawas (CCTV), pihak sekolah tidak mengizinkan karena harus ada rekomendasi dari Kepolisian. Saat itu juga keluarga langsung membuat laporan kehilangan orang ke Polsek Mangkubumi," sebutnya.

Dia mengungkapkan bahwa DS dikenal sebagai anak yang sering tinggal di dalam rumah, dan jarang sekali main sampai sore di luar rumah, apalagi sampai tidak pulang.

"Atas hal tersebut keluarga menyetujui jenazah DS diautopsi karena keluarga ingin memastikan penyebab meninggalnya," tutupnya. (mdk/cob)

Baca juga:
Siswi SMP 6 Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Gorong-Gorong Depan Sekolah
WN Australia Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Duda Satu Anak Ditemukan Tewas Membusuk di Rumahnya
Penjelasan Dokter Forensik Terkait Balita Tanpa Kepala hingga Temuan Kulit Reptil
Diculik Sopir Angkot, Siswi SMA Rejang Lebong Ditemukan Tinggal Tengkorak
Polisi Tahan 2 Tersangka Kasus Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.