Sebut Tugas jadi Menhan Berat, Ryamizard Doakan Prabowo Diberikan Kekuatan

PERISTIWA | 24 Oktober 2019 18:57 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto, resmi melakukan serah terima jabatan dengan Ryamizard Ryacudu.Saat akan meninggalkan Gedung Kemhan, Ryamizard sempat berdoa agar lima tahun ke depan, Prabowo sebagai penggantinya dapat bekerja dengan semangat.

"Pak Prabowo, ini judulnya kenal dan pamit. Pada kesempatan ini, saya pamit. Saya pamit langsung turun nih. Hahaha. Saya mengucapkan selamat kepada bapak menjabat menteri pertahanan. Kami berharap diberi hidayah dan kekuatan selama menjabat Menhan," kata Ryamizard di lokasi, Kamis (24/10).

Menurutnya, tugas menjadi Menhan sangatlah berat. Namun, ia yakin Prabowo dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

"Karena tugas Menhan itu luar biasa. Menjaga kedaulatan negara, keutuhan bangsa. Jadi kalau kita tidak siap begitu ya berarti kita tidak mampu melaksanakan tugas itu," katanya.

Prabowo Minta Waktu Pelajari Masalah di Kemhan

Usai sertijab, Prabowo sempat mendapatkan sejumlah pertanyaan dari awak media. Namun Ketum Partai Gerindra, itu meminta diberikan waktu untuk mempelajari masalah-masalah yang ditangani Kementerian Pertahanan.

"Iya maaf ya. Saya hargai semua pertanyaan, tapi saya mohon saya baru sampaikan tadi, saya baru berapa jam serah terima jabatan. Saya belum mempelajari semua masalah, jadi saya tidak mungkin kasih jawaban yang tepat ya, perhatian pasti, pemerintah pasti memperhatikan. Menteri yang lama pasti sudah memperhatikan," kata Prabowo.

Dia memastikan setelah sertijab dilakukan akan langsung berdiskusi dengan anak buahnya. Termasuk tiga TNI.

"Jadi saya terus terang saja saya akan pelajari semua masalah dan bersama-sama kita mabes TNI, tiga angkatan staf, Menlu dan Presiden sendiri kita mencari solusi yang terbaik," katanya.

Terkait alutsista, Prabowo memastikan pemerintah sangat memperhatikan hal itu. Namun dia belum bisa membicarakan lebih detail.

"Pemerintah pasti sudah memperhatikan, menteri yang lama sudah memperhatikan, saya akan pelajari mana yang perlu diperbaiki, yang baik kita lanjutkan yang belum disetujui nanti minta persetujuan," katanya.

"Jadi saya kira pertahanan tidak boleh terlalu banyak di-publish kan. Nggak boleh terlalu banyak di publik saya kira begitu," tutup Prabowo. (mdk/lia)

Baca juga:
PDIP Ingatkan Relawan Tak Bisa Ikut Campur Soal Urusan Menteri
Jokowi Ungkap Alasan Pilih Prabowo Subianto jadi Menhan
Baru Sertijab, Prabowo dan Mahfud akan Pelajari Proyek Pesat Tempur KFX/IFX
Aktivis HAM Kritisi Pengangkatan Prabowo Jadi Menteri
Ini Yang Diwariskan Ryamizard Ryacudu untuk Menhan Prabowo Subianto
Ryamizard Kenang Momen Dihukum Panjat Tiang Bareng Prabowo saat Masih jadi Taruna
Sertijab Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.