Secapa TNI AD Klaster Baru, Emil & Panglima Tes Massal Puluhan Sekolah Vertikal

Secapa TNI AD Klaster Baru, Emil & Panglima Tes Massal Puluhan Sekolah Vertikal
PERISTIWA | 10 Juli 2020 15:47 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta maaf akan adanya klaster baru Virus Corona atau Covid-19, di Secapa AD Kota Bandung, yang mencapai ribuan orang. Kendati demikian, ia meminta agar masyarakat tak perlu khawatir.

"Kami mohon maaf jika kejadian ini menjadi sumber dari lonjakan yang luar biasa," katanya di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/7).

Katanya, di Jawa Barat penuh dengan institusi pendidikan vertikal yang tak dikelola oleh kota dan provinsi namun dari pusat. Hal ini, diduga salah satu faktor meningkatkan angka pasien positif Corona.

"Di mana murid-muridnya siswa-siswanya itu datang dari seluruh Indonesia. Nah, maka dalam situasi Covid ini kedatangan seluruh siswa-siswa dari seluruh Indonesia di institusi vertikal sering kali harus diwaspadai lebih mendalam. Oleh karena itu, kami mohon maaf ya jika kejadian ini memang menjadi apa sumber dari lonjakan yang luar biasa," katanya.

Atas hal ini, Kamis menegaskan pihaknya bersama Gugus Tugas Bandung wajib periksa lingkungan masing-masing.

"Saya sarankan kawasan di Hegarmanah dan sekitarnya dilakukan PSBM secara ketat, yaitu pembatasan sosial berskala mikro. Jadi jalan-jalan masuk akan ditutup yang boleh masuk hanya penghuni yang sekunder, itu saya titip ke pak wali, 14 hari ditutup dulu untuk memastikan tak ada kebocoran. Lalu kesepakatan dengan Panglima TNI bahwa pengelolaan pandemi klaster di sana akan dikelola secara mandiri oleh TNI AD sehingga kita hanya mengerjakan di perimeter di luar kompleks ya, tracing kepada keluarganya tracing kepada kontak di luar kompleks itu tanggung jawab Gugus Tugas dan provinsi. Saya sudah lapor ke Panglima TNI juga saya lapor ke Pak Doni Monardo sudah disepakati bahwa puluhan sekolah-sekolah vertikal itu akan dites massal untuk memastikan kepastian bahwa hal-hal seperti ini tak terulang lagi," bebernya.

"Pariwisata juga sama. Nah sekarang masuk ke sekolah berasrama kira-kira begitu. Nah, mudah-mudahan ini menjadi informasi dan kita doakan Jabar menjadi terkendali," pungkasnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Wagub Jabar Sebut Area Secapa AD Bandung akan Disemprot Disinfektan Setiap Hari
Secapa TNI AD Jadi Klaster Baru Covid-19, DPR Minta Kasad Cari Cara Cegah Penyebaran
Ridwan Kamil Sebut Klaster Baru Covid-19 di Secapa TNI AD Mayoritas OTG
Cegah Penyebaran Covid-19, Kawasan di Sekitar Secapa AD Bandung akan Ditutup
Secapa TNI AD Klaster Baru Covid-19, DPR Usul Sekolah Berasrama Rutin Dicek
Kasus Covid-19 Meningkat, Ketua MPR Minta Pemerintah Perketat Kembali PSBB
Luhut Sebut Pandemi Buat Dunia Lebih Perhatikan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami