Sedang Berteduh, Dua Petani Tewas Tertimpa Bangunan Ambruk di Cianjur

Sedang Berteduh, Dua Petani Tewas Tertimpa Bangunan Ambruk di Cianjur
Dua Petani Tewas Tertimpa Bangunan Ambruk di Cianjur. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 12 April 2021 04:03 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Enam orang petani di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, tertimpa bangunan rumah di pinggir sawah tempat mereka berteduh, dua orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka serius.

Kapolsek Cugenang, Kompol Woro Wuriyani saat dihubungi, Ahad, mengatakan peristiwa ambruknya bangunan tempat enam orang petani yang sedang berteduh itu, berawal ketika hujan lebat disertai angin kencang melanda sebagian besar wilayah Cugenang.

"Sejak siang hingga Ahad sore, hujan turun deras disertai angin kencang, sehingga sebagian besar petani yang sedang bekerja di ladang mencari tempat berteduh. Enam orang korban merupakan petani yang sudah berusia lanjut, berteduh di satu bangunan pondok yang sama," katanya dilansir Antara, Minggu (11/4).

Saat berteduh tiba-tiba angin puting beliung disertai hujan lebat, melanda kawasan tersebut, sehingga membuat bangunan yang mereka gunakan untuk berteduh ambruk, menimpa keenam orang petani atas nama Yayat (60), Ilah (60), Uen (55), Halimah (55), Idang (68) dan Erum (50).

Petani dan warga lainnya yang melihat bangunan ambruk, berusaha membantu korban yang tertimpa bangunan, dua orang diduga meninggal ditempat dan empat orang lainnya luka serius, seluruhnya dibawa ke RSUD Cianjur, untuk mendapat pertolongan medis.

"Dua orang petani atas nama Erum dan Yayat, meninggal dunia dan empat orang lainnya menjalani perawatan di rumah sakit. Kami mengimbau warga untuk berhati-hati karena cuaca ekstrem masih kerap terjadi," katanya.

Sekretaris BPBD Cianjur, Irfan Sopyan, mengatakan hingga akhir April diperkirakan cuaca esktrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur, sehingga pihaknya mengimbau warga untuk ekstra hati-hati dan waspada melihat tanda alam akan terjadinya bencana.

"Tidak hanya puting beliung, banjir dan longsor, puting beliung juga harus diwaspadai. Termasuk warga di daerah rawan bencana, diimbau untuk segera mengungsi jika melihat tanda alam akan terjadinya bencana," katanya. (mdk/ray)

Baca juga:
Apartemen Ambruk di Mesir, Belasan Tewas
Bangunan Ponpes di Cipanas Ambruk, Seluruh Santri Berhasil Dievakuasi
Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Ruangan RSUD Leuwiliang Bogor Ambruk
Pondok Pesantren di Cipanas Ambruk, Belasan Santri Tertimpa Bangunan
Kronologi Runtuhnya Bangunan di Jaksel yang Menewaskan Seorang Pekerja

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami