Sedang Kurvey, Anggota Brimob Ditembak KKB di Kenyam

Sedang Kurvey, Anggota Brimob Ditembak KKB di Kenyam
PERISTIWA | 11 Januari 2020 13:14 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Kelompok kriminal bersenjata (KKB), pada Sabtu (11/1) menembak anggota Brimob yang sedang kurvey di Pos Kenyam. Akibatnya anggota Brimob asal Polda Maluku, Bharatu Luki mengalami luka tembak.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membenarkan adanya aksi penyerangan tersebut.

"Memang benar ada anggota Brimob yang tertembak hingga menyebabkan kakinya terluka," katanya kepada Antara, Sabtu (11/1).

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Mimika, Papua, AKBP I Gusti Gede Era Adhinata menegaskan situasi kamtibmas di Kampung Banti, Distrik Tembagapura kini sudah kondusif setelah sempat terjadi kontak tembak antara aparat dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada malam pergantian tahun, Rabu (1/1) dini hari.

"Situasi di Banti Tembagapura sudah kondusif. Pascakejadian itu tidak ada lagi penembakan," kata AKBP Era Adhinata pada Jumat (3/1).

1 dari 1 halaman

Kapolres mengakui sempat terjadi kontak tembak sekitar satu jam antara personel Brimob Polda NTT yang mengamankan Pos Satgas Aman Nusa di Kampung Banti 1 dengan KKB Kali Kopi pada Rabu (1/1) malam.

"Sempat terjadi kontak tembak mulai pukul 24.00 sampai pukul 01.00 WIT. Kelihatannya mereka mau coba-coba saja, apakah di pos-pos kita ada pengamanan dari anggota atau tidak," jelas AKBP Era Adhinata.

Kapolres mengatakan pengamanan di wilayah sekitar Kota Tembagapura seperti Kampung Banti 1, Banti 2, Opitawak, Kimbeli dan Utikini Lama cukup kuat melibatkan sekitar seribuan personel gabungan terdiri atas Satgas Amole dan Satgas Aman Nusa.

Penempatan personel Brimob dari beberapa Satgas di kampung-kampung sekitar Tembagapura itu untuk mencegah KKB masuk dan menyerang obyek vital PT Freeport Indonesia di Tembagapura dan sekitarnya.

"Pos yang ditembaki di Kampung Banti 1 pada malam pergantian tahun itu salah satu perimeter kita supaya kelompok ini tidak sampai masuk ke areal Tembagapura. Setiap pos dijaga sekitar 200 personel. Di lokasi itu ada beberapa pos," ujar AKBP Era Adhinata. (mdk/fik)

Baca juga:
Malam Tahun Baru 2020, Polisi Baku Tembak dengan KKB di Tembagapura Papua
Kapolda Papua Duga KKB Penyerang Petugas di Perbatasan RI-PNG Dipimpin Jefri Pagawak
Kontak Senjata dengan KKB di Perbatasan RI-PNG, Satu TNI Tewas
Hendropriyono: Di Papua Bukan KKB, Mereka Teroris Internasional
RSUD Mimika: Prajurit TNI Gugur Usai Luka Tembak di Bagian Pipi
Kapten Erizal, Kopassus Gugur di Papua Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sidikalang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5