Sejak Awal Agustus, Pasien Covid-19 di RSUD Lubukbasung Tercatat Terus Berkurang

Sejak Awal Agustus, Pasien Covid-19 di RSUD Lubukbasung Tercatat Terus Berkurang
Direktur RSUD Lubukbasung, Syahrizal Antoni. ANTARA
NEWS | 24 Agustus 2021 04:02 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Pasien Covid-19 mulai berkurang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak awal Agustus 2021, setelah banyak pasien yang sembuh.

Direktur RSUD Lubukbasung, Syahrizal Antoni di Lubukbasung, Senin, mengatakan pasien Covid-19 itu berkurang semenjak awal Agustus 2021. Biasanya RSUD Lubukbasung merawat 40-60 pasien dan pada Senin (23/8) hanya 12 orang

"Sebelumnya kita merawat 13 orang pasien pada Minggu (22/8) dan pengurangan pasien Covid-19 itu hampir terjadi setiap harinya," katanya, seperti dikutip Antara, Senin (23/8).

Ia mengatakan berkurangnya pasien Covid-19 dirawat di RSUD Lubukbasung setelah mereka banyak yang sembuh atau dinyatakan negatif, sehingga mereka sudah diperbolehkan pulang.

Sementara pasien Covid-19 yang masuk ke RSUD Lubukbasung sudah mulai berkurang.

"Sehat lebih banyak daripada pasien yang masuk untuk dirawat di RSUD Lubukbasung," katanya.

Dengan berkurangnya pasien Covid-19, tambahnya, RSUD Lubukbasung tetap menyiapkan 70 unit tempat tidur.

Ini dalam rangka untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 di Agam.

"Ini antisipasi saya, jangan sampai tempat tidur dikurangi, kasus Covid-19 kembali naik," katanya.

Ia mengakui persediaan oksigen di RSUD Lubukbasung masih aman dan tidak ada gangguan, karena RSUD Lubukbasung melakukan kerjasama dengan pihak penyedia, sehingga perusahaan itu menyatakan siap untuk mengisi oksigen.

Ia memgimbau masyarakat untuk tetap menerapkan ptotokol kesehatan dengan cara memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan lainnya

"Kita harus mewaspadai agar tidak terpapar Covid-19," katanya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Menko Airlangga: Ada 40.983 Tempat Tidur Tersedia di Isolasi Terpusat Luar Jawa-Bali
Jokowi: Keterisian Tempat Tidur RS Turun, Tetapi Kita Belum di Akhir Pandemi
Wagub DKI Ungkap RS Rujukan Covid-19 Banyak Diisi Warga Luar Jakarta
Tak Ada Pasien, RS Lapangan Benteng Vastenburg Solo Masih Dipertahankan
Persi Sebut Rata-Rata Keterisian Tempat Tidur RS di Bawah 50 Persen
BOR RS Rujukan Covid-19 di Jabar, Banten & Jakarta di Bawah 30% Setelah PPKM Darurat

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami