Sekjen Meninggal karena Covid-19, Komisi Yudisial Perpanjang WFH Hingga 22 Juli

Sekjen Meninggal karena Covid-19, Komisi Yudisial Perpanjang WFH Hingga 22 Juli
PERISTIWA | 17 Juli 2020 14:04 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Komisi Yudisial (KY) memperpanjang masa bekerja dari rumah untuk pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KY hingga Rabu, 22 Juli 2020. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dalam Instruksi Ketua Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Instruksi Ketua KY Nomor 1 tentang Pelaksanaan Pelayanan dan Kegiatan Perkantoran di Lingkungan Komisi Yudisial dari Rumah yang dikutip Jumat, Ketua KY Jaja Ahmad Jayus meminta pimpinan unit kerja selalu memantau dan memperhatikan hasil pekerjaan dan target kinerja selama pelaksanaan kerja dari rumah.

Untuk menjaga optimalisasi pelayanan publik, KY pun membuka layanan publik secara daring, seperti pelaporan dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), permohonan informasi publik, dan pengiriman surat naskah/dinas.

"Pelaporan online berisi tentang tata cara pelaporan, persyaratan laporan, peraturan terkait dengan KEPPH, alur penanganan laporan, dan menu layanan pelaporan online perilaku hakim yang diduga melanggar KEPPH," ujar Jaja Ahmad Jayus seperti dilansir Antara, Jumat (17/7).

Pelaporan perilaku hakim dapat diakses melalui www.pelaporan.komisiyudisial.go.id serta dikirim ke surat elektronik pengaduan@komisiyudisual.go.id.

Sementara untuk permohonan informasi publik secara daring, pemohon informasi dapat mengakses layanan di www.ppid.komisiyudisial.go.id atau melalui surat elektronik ke kyri@komisiyudisial.go.id.

Sebelumnya Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial (KY) Tubagus Rismunandar Ruhijat meninggal dunia pada Kamis (16/7) malam pukul 23.35 WIB di Jakarta setelah sepekan dinyatakan positif Covid-19.

Sebelumnya KY telah menerapkan kerja dari rumah untuk seluruh pegawai hingga 15 Juli 2020 serta melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Tes cepat untuk pegawai lembaga itu pun dilaksanakan pada Senin (13/7) sampai Rabu (15/7). Selain itu, KY melakukan penelusuran untuk mengecek adanya dugaan penularan kepada pejabat dan pegawai Komisi Yudisial lainnya. (mdk/bal)

Baca juga:
200 Warga Pamulang Jalani Swab Test
Dokter Paru: Covid-19 Tak Melekat di Partikel Asap, Tapi Asap Perburuk Kondisi Pasien
Diizinkan Angkut Penumpang, Ojek Online di Tangerang Jalani Tes Swab Gratis
Strategi OJK Jaga Sektor Riil dan Perbankan Tetap Sehat di Tengah Pandemi
Personel Korem 091 ASN di Samarinda Positif Covid-19 Usai Dinas Luar
Doni Monardo: Covid-19 Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa
Wagub DKI: 237 Pedagang Pasar Tradisional di Jakarta Positif Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami