Sekjen PDIP Ogah Tanggapi Kapasitas Yasonna Laoly di Kasus Harun Masiku

PERISTIWA | 24 Januari 2020 16:41 Reporter : Yunita Amalia

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto bungkam saat disinggung kapasitas Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, dalam pusaran kasus suap yang melibatkan Caleg PDIP Harun Masiku dan mantan anggota KPU, Wahyu Setiawan.

Kemunculan Yasonna dalam konferensi pers tim advokasi PDIP dan pernyataannya terkait keberadaan Harun Masiku menuai kritik dari koalisi masyarakat sipil pegiat anti korupsi.

Hasto, yang usai diperiksa sebagai saksi untuk Saeful bergegas masuk menuju mobilnya saat disinggung nama Yasonna.

"Kita sudah berikan keterangan, ya tinggal nunggu penjelasan yang lain," kata Hasto tanpa menjawab pertanyaan mengenai kapasitas Yasonna, Jumat (24/1).

1 dari 1 halaman

PDIP sebelumnya telah menyatakan Menkum HAM Yasonna Laoly bukan bagian dari tim hukum PDIP terkait kasus suap Anggota DPR PAW yang menyeret Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan kader PDIP Harun Masiku.

Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menyebut, pihaknya menyadari sebagai menteri Yasonna tidak boleh dilibatkan dalam tim hukum PDIP. Dia menegaskan dalam Surat Keputusan (SK) Tim Hukum yang dikeluarkan PDIP, tidak memuat nama Yasonna sebagai anggotanya.

Djarot menyebut peran Yasonna saat hadir dalam pengumuman tim hukum PDIP beberapa waktu lalu adalah sebagai Ketua Bidang Hukum dan Perundang-undangan DPP PDIP. Yasonna, kata Djarot, hanya memberikan tanda tangannya dalam pembentukan tim hukum PDIP.

"Bukan tidak dilibatkan, karena dia tidak boleh terlibat. Kita paham kok kondisi beliau tapi sebagai ketua DPP yang menandatangani pasti SK itu adalah surat tugas keputusan ketua dan sekjen," kata Djarot.

Sementara itu selain melakukan pemeriksaan terkait Hasto, penyidik KPK juga memanggil anggota KPU Evi Novida Ginting Manik dan Hasyim Asy'ari. (mdk/rnd)

Baca juga:
Kemenkum HAM Bentuk Tim Independen untuk Ungkap Fakta Kepulangan Harun Masiku
Sekjen Hasto Minta Politikus PDIP Harun Masiku Menyerahkan Diri ke KPK
Sekjen PDIP Ogah Tanggapi Kapasitas Yasonna Laoly di Kasus Harun Masiku
Diperiksa KPK, Sekjen PDIP Ungkap Alasan Ajukan Harun Masiku untuk PAW DPR
Diperiksa KPK, Sekjen PDIP Ungkap Alasan Ingin Harun Masiku Jadi Anggota DPR
Simpang Siur Keberadaan Harun Masiku, Jokowi Ingatkan Menteri Hati-hati Bicara

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.