Selain Ivan Gunawan, DJ Una Juga Dipanggil Kembali Ke Bareskrim Soal DNA Pro

Selain Ivan Gunawan, DJ Una Juga Dipanggil Kembali Ke Bareskrim Soal DNA Pro
DJ Una. ©2021 Merdeka.com/ Instagram @putriuna
NEWS | 22 Juni 2022 15:10 Reporter : Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Selain Artis Ivan Gunawan atau yang akrab disapa Igun. Penyidik Bareskrim Polri juga kembali memeriksa Putri Una Astari Thamrin alias DJ Una terkait kasus dugaan penipuan investasi ilegal robot trading DNA Pro, Rabu (22/6).

"Dj Una diperiksa sebagai saksi," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Rabu (22/6).

Dia menjelaskan jika pemanggilan kepada dua publik figur itu dilakukan sebagaimana petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang harus dilengkapi pihak penyidik.

"Baru dua itu aja. Jadi Ivan Gunawan ini datang jam 11.00 Wib sampai jam 12.30 Wib untuk BAP tambahan sebagai saksi.
DJ Una itu datang jam 13.30Wib saat ini masih berjalan untuk BAP tambahan sebagai saksi," terangnya.

Sebelumnya, Putri Una Astari Thamrin alias DJ Una membantah jika dirinya disebut sebagai affiliator dari aplikasi DNA Pro. Malahan, dia mengaku sebagai korban dalam kasus investasi bodong berkedok robot trading DNA Pro.

Klaim itu disampaikan Kuasa hukum DJ Una Yafet Rissy, usai kliennya terseret dalam dugaan kasus investasi bodong berkedok robot trading DNA Pro yang sedang diusut pihak Bareskrim Polri.

"Bukan (affiliator). Jadi begini ya, Affiliator itu begini kalau orang lain invest dana, dia mendapatkan untung atau rugi, saya tetap dapat untung. Itu affiliator. Nah Mba Una bukan affiliator. Dia korban," ujar Yafet kepada wartawan, Jakarta, Rabu (13/4).

Yafet mengatakan jika kerjasama antara DNA Pro dengan DJ Una selama ini berkaitan dengan profesinya sebagai disjoki maupun bukan brand ambassador.

"Karena ketika DJ Una menghadiri kegiatan-kegiatan yang diundang oleh PT DNA Pro, itu hadir sebagai DJ profesional, seniman, dan itu ada kontraknya, ada bayarannya. Jadi bukan brand ambassador," katanya.

Sedangkan terkait korban, Yafet menuturkan jika kliennya itu merupakan member DNA Pro. DJ Una beserta keluarga dan temannya telah menanamkan investasi sebesar Rp1,3 miliar sejak Juli hingga Desember 2021 lalu.

Investasi sebesar Rp1,3 miliar itu diberikan kepada DNA Pro melalui akun DJ Una. Dengan iming-iming keuntungan yang besar ditambah bonus sejumlah mobil sebagai reward atas investasi mereka.

"Namun berhasil ditarik kembali sejumlah Rp623 juta tetapi kemudian Januari 2021 sisa dana kurang lebih Rp700 juta hilang. Tidak bisa ditarik lagi. Nah itu persoalannya," jelas Yafet.

Baca juga:
Diperiksa Sebagai Saksi Kasus DNA Pro, Ivan Gunawan Hanya Beri Keterangan Tambahan
Kasus DNA Pro Terbaru, Ivan Gunawan Kembali Penuhi Panggilan Bareskrim Sebagai Saksi
Ini Wajah Tiga DPO Kasus DNA Pro
Polisi Sita Tiga Jam Tangan Rolex hingga Mobil BMW Terkait Kasus DNA Pro
LPSK Memungkinkan Fasilitasi Restitusi Korban Robot Trading DNA Pro
241 Korban Robot Trading DNA Pro Ajukan Permohonan Restitusi ke LPSK
Kasus DNA Pro, Berkas Perkara 4 dari 11 Tersangka Sudah dikirim ke Kejaksaan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini