Selain Periksa 18 Saksi, Polisi Cek CCTV di Rumah Hakim Jamaluddin Tewas Dibunuh

PERISTIWA | 3 Desember 2019 14:09 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Polisi telah memeriksa 18 saksi terkait kasus dugaan pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin. Sejumlah rekan kerja, termasuk Ketua PN Medan, Sutio Jumagi Akhirno, turut dimintai keterangan.

"Sampai saat ini sudah 18 orang saksi yang diperiksa," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Selasa (3/12).

Dia menjelaskan, saksi dimintai keterangan warga yang menemukan jenazah Jamaluddin di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumut, Jumat (29/11). Selain itu, mereka juga memeriksa rekan dan tetangga korban. Petugas juga sudah memeriksa rekaman CCTV yang ada di PN Medan.

"Kita juga memeriksa CCTV di rumahnya," ujar Nainggolan.

1 dari 2 halaman

6 Hakim dan Panitera Diperiksa

Sementara Wakil Ketua PN Medan, Abdul Aziz, menyatakan 6 hakim dan panitera, termasuk Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno sudah dimintai keterangan terkait kasus ini.

"Kami sudah dimintai keterangan ada 6 orang, Pak Ketua, Pak Panitera, Pak Morgan, Pak Dominggus, Pak Arif," ucap Abdul Aziz.

Hakim Dominggus Silaban, salah seorang yang dimintai keterangan mengaku ditanyai seputar sejauh mana mengenal Jamaluddin. "Artinya ditanyai, mengenal, begitulah," katanya.

Dominggus mengenal Jamaluddin sebagai pribadi yang baik. "Sepertinya enggak punya musuh," pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Diduga Dibunuh Orang Dekat

Jamaluddin sebelumnya diberitakan ditemukan tak bernyawa di jok tengah mobil Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi BK 77 HD. Kendaraan mewah berisi jasad hakim PN Medan itu didapati di jurang pada areal kebun sawit di Desa Suka Dame, Kutalimbaru, Jumat (29/11). Bagian depan mobil ringsek karena menghantam pohon sawit. Airbagnya juga terbuka.

Jasad Jamaluddin telah diautopsi di RS Bhayangakara, Medan, Jumat (29/11) malam. Jenazahnya kemudian dibawa untuk dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu (30/11).

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, kemudian menyatakan Jamaluddin kemungkinan dibunuh. Pelakunya diduga orang dekat.

"Kayaknya tidak jauh. Sementara dugaan kita orangnya tidak jauh," kata Agus di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (1/12). (mdk/gil)

Baca juga:
18 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan
Hakim Berharap Dilindungi di Luar Jam Dinas
Sebelum Dibunuh, Hakim PN Medan Ditelpon Sahabat Minta Jemput di Kualanamu
2 Orang Diperiksa Polisi Terkait Kematian Hakim PN Medan Jamaluddin
Hakim PN Medan Ditemukan Meninggal, MA Ingatkan Para Hakim Tingkatkan Kewaspadaan
Kapolda Sumut Duga Hakim PN Medan Dibunuh 'Orang Dekat'
Polisi Periksa Staf Jamaluddin, Hakim PN yang Diduga Dibunuh

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.