Selama Pandemi Corona, Wali Kota Bogor Sumbangkan Gaji Untuk Yang Membutuhkan

Selama Pandemi Corona, Wali Kota Bogor Sumbangkan Gaji Untuk Yang Membutuhkan
PERISTIWA | 6 April 2020 05:38 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wali Kota Bogor, Bima Arya akan menyumbangkan seluruh gajinya sebagai wali kota selama masa wabah Corona. Gajinya akan disumbangkan untuk pihak-pihak yang membutuhkan.

"Insyaallah saya akan menyumbangkan seluruh biaya operasional walikota dan semau pendapatan walikota selama masa Covid ini kepada yang membutuhkan," kata Bima melalui sebuah video, Minggu (5/4/2020).

Bima mempercayakan pengelolaannya kepada Crisis Center Kota Bogor. Tidak hanya itu, Bima juga mengajak semua pihak untuk ikut serta mendonasikan sedikit hartanya untuk perang melawan Corona.

"Dan saya mengajak kepada semua yang mampu, perusahaan, BUMD, perorangan untuk mendermakan sebagai rizkinya kepada pihak yang membutuhkan," imbaunya.

Dia menjelaskan, bantuan selalu ada dari pemerintah. Namun pencairannya membutuhkan waktu. Oleh karena, saling membantu sebagai sesama manusia akan lebih cepat meringankan beban.

"Kita akan melewati ini semua," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Kebijakan Pemprov Jabar

Gaji atau tunjangan gubernur, wakil gubernur dan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan dipotong selama empat bulan ke depan. Uang hasil dari kebijakan itu akan dimanfaatkan untuk keperluan penanganan penyebaran virus corona (Covid-19).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menegaskan bahwa upaya pemberantasan virus corona harus dilakukan dengan gerakan bersama. Maka dari itu, tidak ada alasan untuk menolaknya atau keberatan.

"Ini adalah kewajiban kita bersama, tidak ada istilahnya menolak atau tidak menolak. ASN di Jabar ini kan sudah ada peningkatan pendapatan cukup besar sejak Januari 2020 dengan peningkatan tunjangan, kata dia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (30/3).

Meski demikian, dia menyebut mekanisme dan penghitungan pemotongan akan diatur memakai presentase yang adil dan proporsional. Sehingga, kebijakan ini bisa diterima oleh para ASN dan pejabat.

"Kalau tidak gaji, atau tunjangannya akan kita sumbangkan dengan presentase yang sesuai kemampuan. Kami akan atur seadil mungkin dan proporsional. Mudah-mudahan ini bela negara dari ASN selama 4 bulan kedepan. Jumlahnya tidak bisa disebutkan, tapi intinya dengan asas adil," imbuh Ridwan Kamil. (mdk/noe)

Baca juga:
Hari ke-17 Dirawat di RS, Kondisi Wali Kota Bogor Bima Arya Terus Membaik
Cara Bima Arya Lewati 14 Hari di Ruang Isolasi
Sehat, Bima Arya Jalani Tes Swab Kedua untuk Covid-19
Sempat Kontak dengan Bima Arya, Pejabat Dinkes Bogor Positif Corona Meninggal
8 Pasien Positif Corona di Kota Bogor Dalam Perawatan, Kondisi Bima Arya Membaik
Ditambah Bupati Karawang, Ini 5 Pejabat Indonesia Terinfeksi Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami