'Selamat jalan Bapak Habibie, Rakyat Aceh Sangat Berduka'

PERISTIWA » BANYUWANGI | 12 September 2019 11:30 Reporter : Afif

Merdeka.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Presiden RI ke-3 Prof BJ Habibie di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Rabu (11/9) sekira pukul 18.05 WIB.

Nova menyampaikan, mewakili seluruh rakyat Aceh belasungkawa kepergian BJ Habibie untuk selamanya. Dia merupakan sosok yang punya andil besar dalam membangun bangsa Indonesia.

"Bapak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah sangat berduka atas meninggalnya Presiden RI ke-3 Prof BJ Habibie. Begitu juga Pemerintah Aceh, dan seluruh rakyat Aceh," kata Jubir Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani (SAG) di Banda Aceh, Kamis (12/9).

Kata SAG, Plt Gubernur Aceh menyampaikan, wajar bila pemerintah Aceh dan seluruh rakyat Indonesia merasa sangat kehilangan.

"Semoga seluruh pengorbanannya terhadap bangsa ini menjadi amal ibadah bagi Pak Habibie dan Beliau ditempatkan pada tempat terbaik di sisi Allah SWT," tutur Jubir SAG mengutip Nova Iriansyah.

Selain itu, untuk memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada salah satu putra terbaik bangsa, Plt Gubernur Nova meminta seluruh instansi pemerintah maupun instansi swasta di Aceh untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari, mulai tanggal 12 sampai 14 September 2019.

Kata SAG, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah juga meminta bupati dan walikota di seluruh Aceh untuk mengimbau instansi pemerintah maupun swasta di kabupaten/kota agar mengibarkan bendera merah-putih setengah tiang, termasuk masyarakat yang merasa kehilangan salah satu putra terbaik bangsa kita, BJ Habibie.

Imbauan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah tersebut sejalan dengan Menteri Sekretaris Negara RI, yang juga menyatakan Hari Berkabung Nasional selama tiga hari, mulai 12-14 September 2019.

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu (11/9) malam. Presiden ketiga Indonesia yang senantiasa melaksanakan ibadah puasa Senin dan Kamis itu menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani perawatan intensif di RSPAD sejak 1 September 2019.

Meski Tim Dokter Kepresidenan telah bekerja keras mengupayakan kesembuhan BJ Habibie, kata SAG lirih, namun Allah Swt berkendak lain. Allah 'memanggil pulang' putra terbaik bangsa Indonesia itu.

"Selamat jalan Bapak Habibie. Rakyat Aceh sangat berduka. Innalillahi wainna ilaihirajiun," tutup SAG.

Baca juga:
VIDEO: Susi Pudjiastuti Kenang Pertemuan Terakhir dengan BJ Habibie
Bagaimana BJ Habibie Buat Rupiah Menguat dari Rp 15.000 jadi Rp 7.000 Usai Krisis 98?
JK: Habibie Habiskan Waktu Bangun Bangsa dengan Teknologi dan Demokrasi
Mulai Steril, Area Sekitar Makam BJ Habibie Dipasangi Garis Polisi
Menengok Persiapan Pemakaman BJ Habibie di TMP Kalibata
Bupati Anas dan Warga Banyuwangi Salat Gaib untuk BJ Habibie
Intip Kekayaan BJ Habibie, Pemilik 46 Hak Paten Teknologi Dunia

(mdk/rnd)