Selesai 100 Persen, Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Siap Dioperasikan

Selesai 100 Persen, Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Siap Dioperasikan
PERISTIWA » MAKASSAR | 25 November 2020 03:03 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38,29 kilometer dengan nilai investasi proyek mencapai Rp12,22 triliun, telah selesai 100 persen pengerjaannya. Ruas tol tersebut dapat segera dioperasionalkan.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan pembangunan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) akan memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia dan terbesar di Jawa Timur. Tol KLBM ini pun akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum.

"Tol ini akan menjadi backbone pada jalur logistik di Jawa Timur," kata Destiawan, Selasa (24/11).

ruas tol krian legundi bunder manyar siap dioperasionalkan

Pembangunan Tol KLBM terdiri atas empat seksi. Pada Seksi 1 Krian Kademean Mengganti sepanjang 9,77 km dengan progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Seksi 2 Kademean Mengganti-Boboh sepanjang 8,83 km progres konstruksi telah mencapai 100 persen.

Seksi 3 Boboh-Bunder sepanjang 10,40 km progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Sementara untuk Seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan rampung lantaran terhambat pandemi Covid-19, sehingga alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terkena refocusing.

Ia menambahkan, selain ruas tol KLBM, PT Waskita Karya (Persero) Tbk masih terus ekspansif dalam pengembangan infrastruktur di Jawa Timur. Ada 2 ruas tol lain yang pembangunannya dilakukan oleh Perseroan.

Yakni pertama, ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 km dengan nilai investasi Rp6,36 triliun. Dan kedua, ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai kontrak mencapai Rp1,05 triliun.

Untuk pembangunan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo terdiri atas 4 Seksi. Pada Seksi 1-3 telah beroperasi, sedangkan Seksi 4 masih dalam proses konstruksi. Sementara, untuk perkembangan proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi lama pengerjaan akan dilakukan 730 hari kalender. Ruas ini nantinya akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk,
dimana Waskita hanya sebagai kontraktor pada paket I yang ber-JO dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

"Untuk kontrak paket ini sudah dapat namun Surat Perintah Mulai Kerja nya (SPMK) masih menunggu dari Jasa Marga," jelas Destiawan.

Destiawan menjelaskan sinergi yang dilakukan Waskita dalam proyek ini merupakan upaya Perseroan bersinergi dengan pemerintah setempat untuk meningkatkan keterlibatan pengusaha lokal khususnya UMKM. (mdk/lia)

Baca juga:
Teknologi Transaksi Tol Non-Tunai Tanpa Sentuh Siap Diterapkan
Pemerintah Siap Operasikan Tol Layang di Makassar
Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Siap Dukung Arus Mudik Lebaran 2021
Warga Kampung Sawah Tutup Akses Jalan Cakung-Cilincing
Tanpa Integrasi, Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Capai Rp 62.500
Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Tak Akan Usik Wisata Borobudur

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami