Selundupkan Sabu Dalam Paket Biskuit dan Kerupuk, Pengedar Ditembak Mati di Makassar

PERISTIWA » MAKASSAR | 9 Desember 2019 16:29 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Tim dari satuan narkoba Polrestabes Makassar menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram, Senin (9/12) dini hari. Syahrul, (35) alias Chalu, satu dari tiga tersangka ditembak mati karena berusaha melawan petugas saat tengah dilakukan pengembangan.

Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Mas Guntur Laupe menjelaskan, awal terbongkarnya penyelundupan sabu yang rencananya akan diedarkan di Kota Makassar ini bermula dari tertangkapnya lelaki Aan Sugianto dan Akbar alias Oji di Jalan Mallengkeri pukul 01.00 WITA. Di tangan mereka ditemukan barang bukti sabu seberat 35 gram dalam delapan saset kecil.

Dari kedua tersangka, dikembangkan lagi dan diperoleh informasi bahwa akan ada lagi paket sabu yang akan tiba dalam jumlah besar yang dibawa oleh Syahrul alias Chalu dari Pontianak, Kalimantan Barat melalui bandara internasional Sultan Hasanuddin.

"Tim kemudian menuju bandara dan akhirnya menangkap Syahrul berikut sabu 5 kilogram yang dia samarkan untuk mengelabui petugas dengan cara mencampurnya bersama penganan lokal dari daerah Pontianak. Diduga sabu ini akan diedarkan untuk menyambut perayaan tahun baru di Makassar," kata Irjen Polisi Mas Guntur Laupe didampingi Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Yudhiawan Wibisono saat merilis kasus ini di aula Biddokkes Polda Sulsel, Senin (9/12) siang.

1 dari 1 halaman

Sabu Dibawa Dalam Paket Biskuit dan Kerupuk

Adapun Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika menjelaskan, setelah mendapat informasi dari tersangka Aan Sugianton dan Akbar pukul 01.00 WITA, yang tertangkap dengan barang bukti 35 gram, dikejar lagi Syahrul alias Chalu itu di bandara. Rupanya, Syahrul dan paket 5 kilogram sabu dalam dua paket besar itu berangkat dari Pontianak dengan dua pesawat berbeda.

Awalnya Syahrul tiba dan langsung diamankan di bandara pukul 03.00 WITA. Saat digeledah, ditemukan resi pengiriman barang.

Tim kemudian mengecek ke kargo dan akhirnya ditemukan sabu 5 kilogram itu. Sabu ini berada di tengah cemilan biskuit dan kerupuk emplang dalam dus besar. Selain barang bukti sabu 35 gram dan 5 kilogram, turut disita uang tunai senilai Rp 855 ribu.

"Syahrul dan barang bukti kita bawa ke Polrestabes Makassar tapi di atas mobil saat dalam perjalanan dia berusaha melawan petugas akhirnya kita beri tindakan tegas," kata Diari Astetika. (mdk/gil)

Baca juga:
Pengiriman 2 Juta Pil Koplo Lewat Ekspedisi Digagalkan, Tiga Orang Diamankan
Simpan 3,2 kg Sabu, Pengedar Narkoba Jaringan Palembang-Jakarta Ditangkap
Polisi Ungkap Sindikat Narkoba Jaringan Nigeria-Jakarta
Polisi Sita 158 Kg Sabu Sindikat Internasional, Dikendalikan Napi Nigeria
Ini Sepak Terjang 2 Kurir Sabu Jaringan Internasional yang Ditembak Mati
Pengunjung Lapas Kediri Ketahuan Sembunyikan Narkoba di Pakaian Dalam
Bawa Sabu ke Bogor Naik Mobil Travel, Petani Asal Aceh Ditangkap BNN di Tangerang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.