Seluruh Rumah Ibadah di Tarakan Kembali Dibuka Hari Ini

Seluruh Rumah Ibadah di Tarakan Kembali Dibuka Hari Ini
PERISTIWA | 5 Juni 2020 11:51 Reporter : Rizlia Khairun Nisa

Merdeka.com - Relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai dilaksanakan secara bertahap di Kota Tarakan, salah satunya pelaksanaan peribadatan di rumah-rumah ibadah sudah dapat di selenggarakan pada Jumat (5/6).

Dengan syarat dan ketentuan tetap mengikuti protokol kesehatan dalam pelaksanaan ibadah, yang tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota, nomor Nomor : 180/383/HUKUM/2020 tentang protokol pelaksanaan ibadah di masa pandemi Covid-19.

"Dari hasil rapat bersama forkopimda, rumah ibadah besok bisa. Tetapi kita minta pengurus rumah ibadah menyiapkan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan, baik di masjid, gereja, vihara, katedral dan pura. Semua harus mengikuti protokol kesehatan," ujar Wali Kota Tarakan, Khairul.

Selain harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun pada tempat wudu dan pintu keluar masuk pada masjid dan mushala, alat pengecekan suhu tubuh sebelum masuk tempat ibadah juga diwajibkan.

"Jemaah dengan suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat celcius, juga tidak diperkenankan masuk ke rumah ibadah. Sedangkan jumlah yang bisa diisi jemaah juga memiliki ketentuan, yaitu tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas rumah ibadah," katanya

Dalam surat edaran tersebut juga meminta waktu pelaksanaan ibadah dipersingkat, tanpa mengurangi kesempurnaan beribadah dan melakukan pengaturan alur keluar dan masuk jemaah melalui pintu yang berbeda.

"Sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan, diminta juga untuk melakukan penyemprotan disinfektan. Atau menyesuaikan dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)," ungkapnya.

Penerapan fungsi sosial rumah ibadah ini juga meliputi kegiatan pertemuan akad pernikahan, yang tetap mengacu pada surat edaran tersebut. Hal ini untuk memastikan peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19.

"Itu juga dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan tidak boleh melebihi dari 30 orang," tutupnya. (mdk/hhw)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5