'Semoga Bapak Habibie dan Ibu Ainun Berdua di Sisi Allah SWT'

PERISTIWA | 12 September 2019 15:34 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Bacharuddin Jusuf Habibie dengan Hasri Ainun adalah simbol kesetiaan. Cinta Habibie sedikit pun tak surut setelah Ainun terlebih dahulu menghadap Sang Maha Kuasa. Sembilan tahun kemudian Habibie menghembuskan napas terakhir di RSPAD.

Hari ini, jenazah Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata (TMP), persis di samping mendiang istrinya.

"Dalam duka ini, mereka sekarang bisa bersatu dalam akhirat. Satu hal yang didambakan bapak semenjak ibu wafat," kata Putra Habibie, Ilham Akbar Habibie di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

Ilham mengenang bagaimana ayahnya begitu kehilangan sosok perempuan yang dicintainya. Saban hari Jumat, katanya, Habibie selalu ke makam Ainun memanjatkan doa.

"Insya Allah mereka selamat, bersama berdua di sisi Allah SWT, di surga, di akhirat di alamnya," doa Ilham dihadiri para tokoh di pemakaman.

Seperti diketahui, Ainun wafat pada 22 Mei 2010 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Semenjak saat itu, Habibie selalu berkunjung dan mendoakan Ainun, sekaligus membawa bunga sedap malam, bunga kesukaan Ainun.

Rasa cinta Habibie kepada Ainun ditunjukan dengan menaruh hijab Ainun di bawah bantalnya setiap tidur. Hijab itu punya sejarah. Kain tipis dengan warna putih gading, dengan beberapa bordir sepanjang sisinya merupakan hijab terakhir yang digunakan Ainun sebelum menghembuskan nafas terakhir di Muenchen, Jerman.

Baca juga:
Airlangga Sebut BJ Habibie Ingin Institut Teknologi Indonesia jadi PTN
Ketika Habibie Ditanya Soal Tuhan oleh Guru Intelektualnya
Presiden Jokowi Sambut Jenazah BJ Habibie di TMP Kalibata
Bekas Rumah BJ Habibie di Parepare akan Dijadikan Museum
'Bapak Habibie yang Kami Sayangi, Selamat Jalan Menuju Surga Sebagai Tempat Kembali'

(mdk/did)