Sempat Jadi ODP, Dokter Tirta Mengaku Hasil Tes Negatif Corona

Sempat Jadi ODP, Dokter Tirta Mengaku Hasil Tes Negatif Corona
PERISTIWA | 30 Maret 2020 11:15 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Dokter Tirta Mandira Hudi atau yang akrab disapa dokter Tirta ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pria kelahiran Surakarta, 30 Juli 1991 dinyatakan PDP karena sempat memasuki zona merah peta penyebaran corona di DKI Jakarta.

Dokter Tirta menyampaikan, kalau dirinya telah melewati beberapa pemeriksaan seperti rontgen. Pemeriksaan ini dilakukan di rumah sakit kawasan Jakarta Timur.

"Jadi Sabtu saya di PDP kan. Minggu status saya jadi ODP (Orang Dalam Pemantauan) saja setelah keluar gejala klinis dan rapid negatif," katanya kepada merdeka.com, Senin (30/3).

Dari hasil rontgen, diketahui kalau paru-paru dirinya dikarenakan rokok. "Aman, dan gejala paru ku rokok, fiks rokok. Soalnya gejala sudah hilang," katanya.

Kendati demikian, ia mengaku hingga kini masih di karantina di rumah selama 14 hari. "(Karantina) Iya. Jadi ODP. Stay rumah saja enggak basecamp. 14 hari. Iya saya tuh rapid negatif. Gejala sudah 0, demam 0," pungkasnya.

Sebelumnya, Dokter Tirta Mandira Hudi atau yang akrab di sapa dokter Tirta saat ini tengah menjalani perawatan isolasi di salah satu rumah sakit. Ia di tetapkan menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) Corona karena sempat memasuki zona merah peta penyebaran corona di DKI Jakarta.

Dalam unggahan di akun sosial media instagram miliknya, terlihat dokter Tirta tengah duduk di ranjang rumah sakit lengkapi dengan jarum infus di tangan. Meskipun demikian dokter Tirta tetap melakukan aktivitas di dalam ruangan dengan memberikan edukasi-edukasi melalui Instagram miliknya. (mdk/eko)

Baca juga:
Tips Dari Dokter Tirta Agar Tak Tertular Corona Saat Harus Aktivitas di Luar
Sudah Siapkan Skenario Terburuk, Begini Kondisi Terbaru Dokter Tirta di Rumah Sakit
Kondisi Terbaru Dokter Tirta yang Dirawat dengan Status PDP
5 Fakta Sosok Dokter Tirta yang Nyentrik dan Ngomong Ceplas-ceplos

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami