Sempat Kabur dari Rutan Siak, Pengedar 6 Kilogram Sabu Ditangkap Kembali

PERISTIWA | 25 Mei 2019 02:32 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Bayu Saputra (20), pengedar sabu 6 kilogram yang kabur bersama ratusan narapidana dan warga binaan saat kerusuhan Rumah tahanan Klas IIB Siak ditangkap kembali. Dia ditangkap kepolisian Pelalawan yang sebelumnya juga menangkap Bayu saat bawa sabu beberapa bulan lalu.

"Iya benar, tersangka ini merupakan kurir 6 kg sabu yang kita tangkap beberapa waktu lalu, dia ditahan di Rutan Siak, kemudian kabur saat kerusuhan terjadi di sana," kata Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan, Jumat (24/5).

Bayu ditangkap saat sembunyi di jalan Poros PT RAPP, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kamis kemarin (23/5). Bayu yang merupakan tahanan kasus tindak pidana narkotika itu ditangkap saat menumpangi mobil travel setelah sebelumnya sempat bersembunyi di daerah Bukit Kesuma, Kabupaten Pelalawan.

Anggotanya Polres Pelalawan yang mendapat informasi keberadaan Bayu langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya di sekitar Jalan Poros PT RAPP, Bayu ditangkap oleh sejumlah polisi dipimpin oleh Kasat Res Narkoba Polres Pelalawan, Iptu Romi Irwansyah.

"Tersangka sempat berupaya melarikan diri. Namun usahanya digagalkan petugas," ujar Kaswandi.

Jajaran polisi di Riau menangkap kembali ratusan tahanan penghuni Rutan Klas IIB Siak yang terlibat aksi kerusuhan dan melarikan diri pada Sabtu (11/5) lalu. Rutan yang berisi 648 tahanan itu mengalami rusak cukup parah hingga lebih dari 50 persen karena dibakar.

Ratusan tahanan sempat kabur namun berhasil ditangkap kembali. Sementara 495 tahanan yang bertahan di Rutan sepakat dipindahkan ke sejumlah Rutan dan Lapas di Riau setelah terlibat negosiasi panjang.

Baca juga:
Kerusuhan Rutan Siak, Dua Sipir Diperiksa Polisi
Menkum HAM akan Pindahkan Dalang Kerusuhan Rutan Siak ke Nusakambangan
Seorang Tahanan Patah Kaki saat Lompat Tembok Rutan Siak
10 Orang Napi Rutan Siak yang Kabur Masih Diburu Polisi
Kehabisan Bekal, Tahanan Kabur di Palembang Dijemput Polisi Atas Laporan Keluarga
Lompat Tembok Rutan Siak, Tahanan Gagal Kabur Karena Kaki Patah

(mdk/fik)