Sempat Keluhkan Pelayanan RS di FB, PDP Hamil 6 Bulan Meninggal saat Dirujuk ke Medan

Sempat Keluhkan Pelayanan RS di FB, PDP Hamil 6 Bulan Meninggal saat Dirujuk ke Medan
Pemakaman Korban Virus Corona. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki
PERISTIWA | 4 April 2020 16:13 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Ibu hamil 6 bulan yang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Kota Padang Sidempuan, Sumut, tak mampu bertahan. Perempuan ini meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUP Adam Malik Medan, Sabtu (4/4) dini hari.

Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Efendi Nasution, saat dikonfirmasi wartawan, membenarkan kabar meninggalnya ibu hamil itu.

"Tadi malam sekitar pukul 23.30 Wib berangkatnya (dari Padang Sidempuan). Mengembuskan napas terakhirnya, apakah di rumah sakit (RSUP Adam Malik) atau belum sampai rumah sakit meninggalnya itu belum terkonfirmasi ke saya secara valid, apakah di jalan, apakah di UGD," kata Irsan.

Perempuan ini menjadi perhatian bukan hanya karena tengah hamil 6 bulan. Namun, status Facebook dan siaran live-nya, yang memprotes pelayanan RSUD Padang Sidempuan, banyak beredar di media sosial. Pada konten yang diunggah Jumat (3/4) sore itu, dia mengeluhkan pelayanan di rumah sakit dan minta dirujuk ke Medan.

Terkait keluhan pasien, Irsan memastikan, petugas RSUD Padang Sidempuan sudah memberikan tindakan medis sesuai prosedur. Tidak kurang dari 16 orang perawat dan dua dokter yang ditugaskan menangani seorang PDP itu.

Makanan yang diberikan dan masuk dalam video live itu pun sesuai dengan permintaan pasien. Air minum yang dikeluhkan 2 jam baru diantar pun sebenarnya sudah tersedia pada dispenser pada ruangan isolasi itu.

"Saya harus sampaikan terima kasih kepada tim saya yang ada di dalam. Saya pikir mereka sudah mempertaruhkan nyawa dan keselamatan mereka demi merawat pasien kita ini," sebut Irsan.

Dia menambahkan, keluarga sejak kemarin sore terus mendesak agar pasien itu segera dirujuk ke Medan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Padang Sidempuan bahkan harus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan diskresi khusus.

"Akhirnya atas bantuan Dirjen termasuk, anggota DPR RI, Saleh Partaonan, RSUP H Adam Malik bersedia menerima rujukan kita ini," jelas Irsan.

Baca Selanjutnya: Gugus Tugas Kota Padang Sidempuan...

Halaman

(mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami