Sentil Pemda, Warga Ciampea Mancing di Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki

Sentil Pemda, Warga Ciampea Mancing di Jalan Rusak yang Tak Kunjung Diperbaiki
Warga Memancing di Jalan Ciampea yang Rusak. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 10 Mei 2022 16:06 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Sekelompok warga Kabupaten Bogor mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Menggugat (AMM), menyindir pemerintah daerah karena tak kunjung memperbaiki Jalan Warung Borong-Rancungur, Kecamatan Ciampea, dengan menanam pohon pisang serta tebar benih ikan lele di jalan rusak yang dipenuhi kubangan air, Selasa (10/5).

Salah satu warga, Kemas Firman mengungkapkan, jalan rusak itu tak pernah tersentuh perbaikan sejak 2010 hingga kini dalam kondisi rusak parah. Sementara warga kerap menggunakan jalan tersebut karena terbilang strategis dalam menghubungkan wilayah Kecamatan Ciampea dengan Rancabungur.

"Panjang jalannya kurang lebih tiga kilometer yang rusak. Itu dari 2010 nggak pernah diperbaiki. Ini kan juga jalan alternaif buat yang mau ke Leuwiliang, Rumpin dan Bogor Kota Tapi sekarang sudah rusak parah," kata Kemas.

Kata, menebar benih ikan lele dan menanam pohon pisang, merupakan bentuk kekecewaan masyarakat serta menggambarkan bahwa, jika usai diguyur hujan, kubangan air di jalan rusak itu bisa untuk memelihara ikan maupun memancing.

"Bentuk kekecewaan kami saja. Karena sudah terlalu lama rusaknya. Kami harap jalan ini segera diperbaiki," kata dia.

2 dari 2 halaman

Sementara salah seorang warga Ciampe, Khaerul (29) mengakui bahwa dirinya seringkali melintasi jalan tersebut, terutama jika jalan utama Ciampea-Leuwiliang dalam keadaan macet.

"Itu karena jalan rusak banyak juga yang jatuh di situ. Apalagi kalau habis hujan. Lubangnya jadi nggak kelihatan," kata Khaerul.

warga memancing di jalan ciampea yang rusak

©2022 Merdeka.com

Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri telah menganggarkan peningkatan Jalan Warung Borong-Rancabungur atau Pasar Ciampea. Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengalokasikan anggaran Rp8 miliar dalam APBD 2022.

Perbaikan atau peningkatan jalan tersebut, saat ini sedang dalam proses tender di Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Kabupaten Bogor. Ditargetkan pekerjaan dapat dimulai sekitar bulan Juni 2022. (mdk/ray)

Baca juga:
Demi Keselamatan Pemudik, 37 Titik Jalan Rusak di Tangerang Telah Diperbaiki
Jalan di Perbatasan Amblas, Jalur Lahat-Empat Lawang Sempat Putus Total
Kisah Tragis Warga Kecelakaan Maut saat Ambil BLT, Jenazah Ditandu Akibat Jalan Rusak
Crazy Rich Grobogan Perbaiki Jalan 1,8 Km, Ini Respons Ganjar
Sopir Truk Minta Menteri PUPR Perbaiki Tol Trans Sumatera: Kalau Lewat Pelek Pecah

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami