Seorang Ibu Meninggal Saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Pariaman

Seorang Ibu Meninggal Saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Pariaman
PERISTIWA | 13 Januari 2020 00:04 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Seorang ibu asal Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Mainida Suri (44), meninggal dunia di Pantai Pariaman saat menyelamatkan empat anaknya yang tenggelam ketika berenang di wilayah tersebut.

"Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di pantai dekat Taman Anas Malik," kata salah seorang anggota rombongan dari Padang Jon (55) di Pariaman, Minggu (12/1).

Dia mengatakan, saat itu empat anak korban berenang di pantai namun tenggelam sehingga yang bersangkutan langsung berlari ke laut untuk menyelamatkan anaknya.

"Namun, lanjutnya korban tidak selamat sedangkan anak-anaknya selamat," kata Jon, seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, rombongan berjumlah 40 orang yang merupakan keluarga anggota organisasi ibu-ibu di daerah itu. Mereka ke Pariaman untuk liburan dengan menggunakan kereta api.

Salah seorang anggota rombongan lainnya Nur (62) mengatakan, pada saat itu banyak dari rombongannya yang berenang namun beberapa di antaranya telah menepi karena akan memasuki tengah hari.

"Saya sudah minta mereka menepi, tapi anak-anak korban dan beberapa orang lainnya tetap berenang," ujarnya.

Salah seorang pedagang di Taman Anas Malik Lira (23) mengatakan sebelum kejadian nelayan sudah mengingatkan korban karena anaknya terlalu jauh berenang.

"Tapi korban mengatakan tidak apa-apa karena sudah biasa berenang di pantai," kata dia.

Tiba-tiba, lanjutnya, terdengar kabar kalau ada orang tenggelam yang salah satu anak terlihat digendong korban sehingga warga dan Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pariaman menuju lokasi untuk menyelamatkan. Ketika korban tiba di pantai badannya sudah terlihat pucat dan mulutnya mengeluarkan buih.

"Korban pun dibawa ke RSUD Pariaman," ujar dia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh salah satu anak korban sempat tidak sadarkan diri dan mendapatkan penanganan medis intensif selama dua jam dan setelah itu dibawa ke RSUD Rasyidin agar dekat dengan keluarga.

Sementara itu, Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan pihaknya memberikan santunan untuk keluarga korban yang dibawa oleh pihak BPBD Pariaman. Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga menyediakan bus Pemerintah Kota Pariaman untuk membawa rombongan kembali ke Padang.

Ia mengimbau wisatawan untuk saat ini tidak berenang di pantai Pariaman karena cuaca yang tidak menentu sehingga berdampak pada ombak. (mdk/gil)

Baca juga:
Terpeleset Saat Menyelamatkan Diri, Satu Warga Grobogan Meninggal Terseret Banjir
Tergulung Ombak Pantai Selatan Garut, Dua Warga Tangerang Tewas Tenggelam
Satu Lagi Jenazah Korban Banjir Bandang Labura Ditemukan
Bocah 11 Tahun di Bekasi Tewas Terseret Arus Saat Banjir
WNA Kolumbia Hilang Saat Berenang di Pantai Kuta
4 Tewas Akibat Banjir di Tangerang, Satu Karena Berenang Pakai Batang Pisang
WN Perancis Ditemukan Tewas di Kolam Renang Villa Kuta

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami