Sepanjang Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Masyarakat Harus Ubah Cara Hidup

Sepanjang Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Masyarakat Harus Ubah Cara Hidup
PERISTIWA | 22 Mei 2020 21:26 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan bahwa selama para ilmuwan belum menemukan vaksin bagi Covid-19, maka masyarakat harus mengubah cara hidup sesuai dengan protokol kesehatan.

"Sepanjang para ahli untuk menemukan vaksin Covid-19, maka satu -satunya cara yang bisa kita lakukan adalah mengubah cara hidup kita. Mengubah untuk menjadi lebih aman terhadap kemungkinan penularan Covid-19 ini," kata Yuri dalam keterangan pers daring di Graha BNPB, Jakarta (22/5).

Yuri menegaskan bahwa masalah pandemi Corona bukan hanya dialami oleh Indonesia. Namun masalah ini merupakan masalah global yang ditanggung sebagian besar negara di dunia.

"Oleh karena itu saudara-saudara sekalian di dalam konteks saat ini perilaku hidup bersih dan sehat mutlak kita laksanakan," tegas Yuri.

Perilaku ini misalnya mencuci tangan dengan air dan sabun mengalir. Ditambah juga menggunakan masker saat bepergian ke luar rumah.

"Dan selalu memperhitungkan untung ruginya keluar rumah adalah sesuatu yang harus kita budayakan dari sekarang," pinta Yuri.

1 dari 1 halaman

Jaga Jarak

Selain itu, lanjut dia senantiasa menjaga jarak fisik apabila berkomunikasi dengan orang lain serta menghindari kerumunan adalah cara lainnya yang mesti digalakkan.

"Oleh karena itu nantinya kita akan menuju ke tatanan hidup yang lebih baru lagi. Yang kemudian harus kita jadikan norma untuk bisa aman dari Covid-19," terang Yuri.

Karena, kata Yuri, apapun yang terjadi kita mesti tetap produktif. Kendati tengah berada di situasi wabah.

"Karena hanya inilah yang bisa kita lakukan di dalam kaitan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan keluarga kita dan seluruh masyarakat secara garis besar," tandasnya.

Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
66 Pasien Sembuh dari Covid-19 di Riau, PDP Negatif 935 Orang
800 Masjid di Kota Bekasi akan Gelar Salat Idul Fitri
Bertambah 5 Pasien, Total 100 Orang Sembuh dari Corona di Kaltim
MUI: Salat Idul Fitri Tidak Dilarang, Tapi Lakukan di Rumah
Penjelasan Wali Kota Risma Soal Angka Kasus Covid-19 Melonjak di Surabaya
Anies: Tidak Ada Zona Merah Kuning Hijau di Wilayah Jabodetabek, Semua Sama

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami