Seminggu Kabur, Napi Rutan Bangli Belum Berhasil Ditangkap

PERISTIWA | 5 Desember 2019 16:14 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Narapidana I Gede Sugiarta (37) sudah kabur dari Rutan Klas IIB Bangli, Bali lebih dari sepekan. Hingga saat ini, Sugiarta belum berhasil ditangkap petugas.

Residivis kasus pencurian motor dan ponsel itu diketahui kabur pada Rabu (27/11) lalu pukul 10.00 WITA. Dia melarikan diri saat mendapat tugas memotong rumput di Rutan Kelas IIB Bangli.

"Belum (tertangkap) dan tanda-tanda belum ditemukan. Tapi masih dicari," kata Kasubag Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwilkum HAM Bali, I Putu Surya Dharma saat dihubungi, Kamis (5/12).

Dia belum bisa memastikan Sugiarta masih berada di Bali atau keluar daerah. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan polisi Bali untuk membantu melacak keberadaan napi tersebut.

"Tim terus mencari dan berkoordinasi dengan kepolisian. Kalau pantau di (Pelabuhan) Gilimanuk dan di Padangbai penyeberangan dan (juga) dicari pada keluarganya," ujar Surya.

1 dari 2 halaman

Pemeriksaan Petugas Rutan

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang berjaga saat Sugiarta kabur dari tahanan. Jika terbukti lalai, kata Surya, pihaknya akan menjatuhkan sanksi.

"Iya (sudah) diperiksa tapi belum ada putusan. Nanti kan ada sanksi ringan, sedang, sampai yang berat itu terlihat sejauh mana (kelalaian). Nanti hasil pemeriksaan diteruskan juga ke pusat," tegas dia.

2 dari 2 halaman

Napi Kabur saat Potong Rumput

I Gede Sugiarta (37) dilaporkan kabur dari Rutan Kelas IIB Bangli, Bali saat kegiatan gotong royong. Narapidana dan residivis kasus pencurian motor dan ponsel itu kini diburu.

Peristiwa itu terjadi Rabu (27/11) sekitar pukul 10.00 Wita. Hal itu, bermula saat Sugiarta dan sembilan narapidana lainnya mendapat tugas membersihkan lingkungan di area halaman depan Rutan Bangli. Kesepuluh orang ini dikawal seorang petugas Gede Mahendra.

Namun, saat kegiatan itu selesai dan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) akan kembali ke dalam Rutan, Sugiarta dan I Nyoman Wikrama mendahului dan menunggu di depan rutan. Saat itulah Sugiarta meminta izin untuk mencari madu di belakang garasi mobil Rutan. Selanjutnya, petugas melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Namun, Gede Sugiarta sudah tidak ada di lokasi alias kabur.

Sementara, dari catatan Kanwilkum HAM, Sugiarta dipidana selama 2,5 tahun penjara kasus curanmor dan bakal bebas pada 8 Januari 2023 mendatang. Pria yang berasal dari Banjar Kapas Jawa, Desa Tinggalsari, Busungbiu, Kabupaten Buleleng itu kini sedang diburu. (mdk/ray)

Baca juga:
Seorang Narapidana Rutan Bangli Kabur Saat Ditugaskan Kerja di Luar
Ombudsman Curiga Ada Peran Oknum Imigrasi Atas Kaburnya Buronan Amerika di Bali
Usai Kabur dari Rutan Wates, Lima Narapidana Ditempatkan di Sel Isolasi
Buronan Pemerintah Amerika Kabur dari Rumah Detensi Imigrasi Bali
Bantu Tangkap Napi Lari, Dua Warga Dapat Penghargaan dari Rutan Wates

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.