Seperti Jakarta, Warga yang Ingin Keluar Masuk Tangsel Wajib Pegang SIKM

Seperti Jakarta, Warga yang Ingin Keluar Masuk Tangsel Wajib Pegang SIKM
PERISTIWA | 2 Juni 2020 23:07 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan, resmi membatasi pergerakan orang dari luar Tangerang Selatan, Banten dan kawasan Jabodetabek keluar masuk wilayah Tangsel. Pada masa perpanjangan PSBB ke tiga ini, warga dari luar zonasi tersebut diminta memiliki SKIM (surat keterangan izin keluar masuk).

"Surat izin keluar masuk (SKIM) ini tertuang dalam Peraturan Gubenur Banten Nomor 24 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan Covid-19 di Banten. Dalam Pasal 19 disebutkan, setiap orang yang masuk dan keluar di wilayah Banten harus memiliki surat izin tersebut," kata Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany, dalam konfrensi pers di Balai kota Tangsel, Selasa (2/6).

Pemkot Tangsel juga telah membuat peraturan wali kota (Perwal) yang mewajibkan setiap pendatang dilengkapi izin keluar dan masuk wilayah seperti yang telah diterapkan di DKI Jakarta.

"Aplikasinya sama dengan DKI, warga bisa mengakses pada aplikasi Simponie, dan DPMPTSP akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, "terang Airin.

Lebih jauh, dia menerangkan penerbitan SKIM ini, prosesnya bisa diakses melalui online di laman: simponie.tangerangselatankota.go.id;

Baca Selanjutnya: Dalam aturan penerbitannya SKIM dikeluarkan...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami