Sering tawuran, 10 pelajar bandel di Semarang digunduli

PERISTIWA | 26 November 2014 19:05 Reporter : Fariz Fardianto

Merdeka.com - Sepuluh pelajar yang terlibat tawuran di Jalan Dr Cipto Semarang, Jawa Tengah dikenai sanksi atas ulahnya. Mereka dicukur gundul, lantaran diduga kerap tawuran di Jalan Raya Ibu Kota Jateng. Para pelajar yang dicukur plontos tersebut berasal dari SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 5.

Aksi tawuran yang melibatkan dua sekolah tersebut tiba-tiba dimulai saat salah seorang pelajar melempar batu ke arah siswa SMK Negeri 5.

Menurut seorang siswa SMK Negeri 5, Chandra, akibat hujan batu dari lawannya membuat kepalanya berdarah sehingga harus dijahit pada beberapa bagian. "Ya enggak tahu kenapa mereka melempari batu ke kita," katanya, Rabu (26/11).

Tak hanya itu saja, gerombolan pelajar SMK Negeri 3 juga menghujani batu ke arah gedung sekolahan mereka. Melihat hujan batu mengarah ke sekolahan tersebut, siswa SMK Negeri 5 langsung membubarkan diri.

Usai mendapati laporan warga soal aksi tawuran antar pelajar tersebut, aparat ke polisian dari Polsek Gayamsari bergegas ke lokasi. Petugas mengamankan sepuluh anak SMK ke Mapolsek Gayamsari. Mereka diduga kuat melakukan tawuran.

Untuk memberikan efek jera terhadap pelajar badung tersebut, polisi membina dan menjatuhkan sanksi tegas terhadap mereka yakni dicukur gundul. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, guru mereka juga didatangkan usai kejadian.

Baca juga:

Ahok: Kalau mau jadi gengster di luar bisa membunuh & terbunuh

Ahok akan ekspor siswa yang suka tawuran ke luar negeri

Bubarkan 15 geng, Ahok kejar pelajar hobi tawuran lainnya

Ahok bakal larang siswa sering tawuran sekolah di Jakarta

Ibu siswa SMA 109 tak ada firasat sebelum anak tewas tawuran

Ibunda sebut Andy ikut tawuran karena diajak teman

(mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT