Setelah 11 Hari, Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Baru Bisa Padam

Setelah 11 Hari, Kebakaran Lahan di Pulau Rupat Baru Bisa Padam
PERISTIWA | 27 Februari 2020 16:01 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi di Riau. Saat ini, tim gabungan Polres Bengkalis, Manggala Agni dan TNI sedang berupaya melakukan pemadaman di lahan 10 hektare Kecamatan Rupat, Bengkalis, Riau.

"Iya sudah 11 hari. Api sudah mulai berangsur padam, tapi kami masih di lokasi melakukan pendinginan di lahan yang terbakar, agar api tidak kembali membara," kata Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto kepada merdeka.com, Kamis (27/2).

Api masih bisa kembali menyala jika tidak dilakukan pendinginan. Sebab, kontur tanah di sana jenis gambut yang sewaktu-waktu api bisa merambat kembali jika tidak dijaga.

"Kami bersama tim lainnya membuat tenda untuk tempat beristirahat jika hari sudah malam. Pagi harinya kembali mendinginkan tanah bekas terbakar. Dibantu personel PT Sumatera Riang Lestari (SRL) juga," ucap Sigit.

Menurut Sigit, pemadaman sempat dibantu helikopter melalui udara. Namun, helikopter tidak bisa beroperasi karena sedang mengalami kerusakan.

"Petugas kepolisian di lapangan bersama TNI, MPA, Manggala Agni serta BPBD Bengkalis tetap berusaha memadamkan dan pendinginan," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya 43 titik panas di Riau. Dari jumlah itu, terdapat 30 titik api yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan.

"Hari ini, titik panas ada 43 titik di sejumlah daerah di Riau. Jumlah itu bertambah dari hari sebelumnya yang hanya 6 titik," ujar Staf BMKG stasiun Pekanbaru, Putri Santy Siregar, Kamis.

Putri menyebutkan, 43 titik panas ini tersebar di 4 wilayah. Jumlah terbanyak berada di Kepulauan Meranti yakni 24 titik panas. Kemudian disusul Kota Dumai 13 titik, Bengkalis 4 titik dan Pelalawan 2 titik.

"Dari jumlah titik panas tersebut, 30 titik di antaranya berada di level confidence di atas 70 persen. Bisa diartikan ada aktivitas kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut," kata Putri. (mdk/ray)

Baca juga:
BMKG Catat Ada 43 Titik Panas di Riau
BMKG Bakal Pakai Dashboard Lancang Kuning Milik Polda Riau Antisipasi Karhutla
Memasuki Musim Kemarau, Aceh dan Riau Waspada Karhutla
Tak Terbukti Bakar Lahan, Petani di Pekanbaru Divonis Bebas
Polda Riau Tetapkan 21 Orang Tersangka Karhutla

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami