Setubuhi Anak Hingga Hamil, Bapak di Bogor Minta Kandungan Digugurkan

Setubuhi Anak Hingga Hamil, Bapak di Bogor Minta Kandungan Digugurkan
Kapolres Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar. ©2021 Merdeka.com/nur fauziah
PERISTIWA | 16 Februari 2021 21:12 Reporter : Nur Fauziah

Merdeka.com - Perbuatan bejat IW (51), seorang ayah di Bojonggede, Kabupaten akhirnya terungkap. IW yang bekerja sebagai petani tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri hingga hamil.

Perbuatan bejat itu telah lama dilakukan IW terhadap anaknya. Setiap kali melakukan IW selalu mengancam anaknya. Akibat perbuatannya itu, anak IW pun hamil. Panik dengan kehamilan itu, IW meminta kandungan anaknya itu digugurkan.

IW membeli obat dan jamu untuk menggugurkan kandungan. Kemudian janin tersebut dikubur di halaman belakang rumah kontrakan IW. Dari situlah warga curiga karena ada tumpukan tanah baru.

"Setelah digali ternyata ada jasad bayi kemudian dilaporkan ke polsek," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Selasa (16/2).

Pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukan sejak 2020. Setahun melakukan perbuatan bejat itu, IW pun berhenti karena anak kandungnya hamil. Kasusnya pun terkuak dari kecurigaan warga sekitar kontrakan. Kemudian warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Bojonggede.

Di salah satu rumah sakit ditemukan adanya wanita yang mengalami keguguran. Dari situ kemudian IW mengaku sebagai suami dari wanita tersebut. "Setelah penyelidikan ternyata tersangka ini adalah bapak kandungnya sendiri setelah hamil," tambah Kapolres.

Pelaku mengaku khilaf atas perbuatan tersebut dengan dalih sudah lama menduda karena istrinya meninggal dunia. IW melakukan perbuatan itu saat anaknya berusia 15 tahun. Kepada penyidik IW mengaku 10 kali menyetubuhi anaknya hingga hamil. Setelah hamil pelaku memaksa untuk menggugurkan kandungannya. Padahal janin yang digugurkan tersebut berusia enam bulan.

"Jadi setelah hamil dipaksa diguguurkan dengan salah satu obat dengan jamu, kemudian dikubur anak itu meninggal," kata Kapolres.

Atas perbuatan tersebut pelaku mendekam di sel. Dia dijerat Pasal 81 ayat 3 UU 35 2014 tentang persetubuhan anak dibawah umur. "Ancaman di atas 20 tahun," tutupnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Kisah Tragis Perempuan Sumba Diperkosa Ayah Selama 7 tahun hingga Lahirkan 3 Anak
Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes di Jombang Jadi 15 Santriwati
Perempuan di Tasikmalaya Diperkosa Ayah Kandung Sampai Hamil
Mabuk Berat, Pemuda Ini Bunuh dan Rudapaksa Korban yang Sudah Tidak Bernyawa
Sempat Buron, Pembunuh dan Pemerkosa Pedagang Sayur di Serang Ditembak Polisi
Seorang Gadis di Sumba Barat Daya Diperkosa Paman hingga Hamil dan Trauma

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami