Siang Mencekam di Pelabuhan Penajam Paser Utara

PERISTIWA » MALANG | 16 Oktober 2019 19:28 Reporter : Saud Rosadi

Merdeka.com - Situasi sekitar kawasan pelabuhan penyeberangan di Penajam, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mencekam siang tadi. Berbekal senjata tajam, warga juga melakukan pembakaran rumah.

Keterangan diperoleh merdeka.com, aksi warga dipicu kasus pengeroyokan berujung penikaman terhadap dua orang pemuda yakni Rn (18) Ca (19) pada Rabu (9/19) malam di pantai Nipahnipah, PPU.

Aksi penikaman diduga dipicu kekesalan seorang pemuda terhadap korban. Dia menantang korban bertemu di pantai Nipahnipah. Hingga akhirnya korban ditikam.

Usai menikam kedua korban, para pelaku kabur ke Balikpapan. Salah satu korban yakni Ca, meninggal dunia.

Polisi langsung bergerak cepat. Tiga terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman, akhirnya berhasil ditangkap di Balikpapan.

Tak diketahui pemicunya, siang tadi warga turun ke jalan sambil menenteng senjata tajam. Mereka mengusir keluarga pelaku yang bermukim di sekitar pelabuhan Penajam Paser Utara agar segera meninggalkan daerah itu. Padahal, Selasa (15/10) malam kemarin, sudah dilakukan mediasi.

Aksi pembakaran rumah terjadi di sekitar pelabuhan. Padahal di lokasi ada aparat yang berjaga. Aktivitas penyeberangan kapal feri dari Penajam ke Balikpapan, maupun sebaliknya, sementara tidak bisa beroperasi.

"Benar. Ada banyak warga bawa senjata tajam, dari siang tadi. Ada juga rumah yang terbakar," kata Suryansyah (43), warga Penajam, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (16/10) malam.

Sampai berita ini diturunkan, Merdeka.com mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Ade Yaya Suryana. Upaya konfirmasi, belum direspons.

Baca juga:
Kronologi Aksi Demo Warga Penajam Paser Utara Berujung Pembakaran
Siang Mencekam di Pelabuhan Penajam Paser Utara
Dipicu Masalah Kecelakaan, Warga 2 Desa di Maluku Terlibat Bentrokan
Bentrokan 2 Kelompok Pemuda Berujung Pembunuhan di Surabaya Dipicu Masalah Wanita
Bentrokan di Surabaya Sebabkan 1 Tewas, 5 Orang Diciduk dan 3 Buron
Cegah Bentrok Mahasiswa dan Warga Terulang, Para Rektor di Malang akan Dikumpulkan

(mdk/noe)