Siap Diterbangkan, 78 Balon Udara di Pekalongan Disita Polisi

Siap Diterbangkan, 78 Balon Udara di Pekalongan Disita Polisi
PERISTIWA | 1 Juni 2020 01:14 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Aparat Polres Pekalongan menyita puluhan balon udara dan ratusan petasan dari masyarakat. Barang bukti tersebut disita karena disiapkan untuk diterbangkan warga untuk merayakan tradisi syawalan pada hari Minggu (31/5).

Kasubag Humas Polres Pekalongan Kota, AKP Suparji mengatakan, pihaknya telah mengimbau masyarakat tidak membuat dan menerbangkan balon udara sejak sebelum Ramadan. Namun warga masih saja tidak mengindahkan aturan tersebut.

"Sampai hari ini total 78 balon udara yang berhasil kita amankan dari lima kelurahan yang siap diterbangkan, dan semua temuan kita di lapangan," kata Suparji, Minggu (31/5).

Walau harus kucing-kucingan dengan petugas kepolisian, para warga tetap saja berusaha menerbangkan balon udara meski membahayakan penerbangan pesawat dan suasana di tengah pandemi covid-19.

"Jadi dari sejak pagi petugas sudah patroli. Masih saja ada warga yang membandel menerbangkan balon udara kita sita barang bukti sedangkan beberapa warga berhamburan lari," ujarnya.

Dalam penindakan, polisi hanya menggagalkan penerbangan balon udara yang membahayakan jalur penerbangan.

"Kita hanya menyita barang bukti untuk gagalkan penerbangan balon udara dan petasan. Untuk (penangkapan) pelaku kita belum mengarah ke sana," ujarnya.

balon udara disita dari warga pekalongan

©2020 Merdeka.com/Danny Ariandhi

1 dari 1 halaman

Selain membahayakan penerbangan, kata Suparji, balon udara juga bisa menimbulkan bencana lainnya. "Menerbangkan balon udara bisa membakar rumah apabila balon itu jatuh di atas rumah. Menerbangkan balon udara secara liar merupakan salah satu pelanggaran pidana serius terhadap UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan," jelasnya.

Sebelumnya balon-balon itu hendak diterbangkan warga untuk memeriahkan tradisi Syawalan, atau sepekan setelah Lebaran. Dari hasil giat patroli, polisi menyita 200 mercon ukuran kecil, 70 mercon ukuran sedang, 3 mercon ukuran besar, 78 balon udara dari plastik, 3 ember, 1 tungku, 1 tangga besi dan 1 golok.

"Saat ini, sebagian petasan yang diamankan oleh polisi sudah dalam bentuk rangkaian dan diikatkan di bawah balon udara. Balon-balon dan petasan berbagai ukuran tersebut sudah diamankan di Kantor Polsek Pekalongan Selatan," ungkap Suparji. (mdk/bal)

Baca juga:
Ratusan Balon Udara dan Petasan di Pekalongan Disita
Warga Temukan Balon Udara Besar Berbandul Ratusan Petasan di Selatan Cianjur
Nyangkut di Atap, Balon Udara Nyaris Bakar Rumah Warga di Magetan
Pelepasan Balon Udara Secara Liar Akan Dituntut Secara Hukum
Pilot Diminta Waspadai Gangguan Balon Udara di Sejumlah Wilayah Jateng
Balon Udara Ganggu Penerbangan di Bandara Solo

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5