Siapkan Pembelaan 108 Halaman, Kuasa Hukum Sebut Ratna Sarumpaet Tak Buat Keonaran

PERISTIWA | 17 Juni 2019 15:39 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Terdakwa kasus penyebar berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet tengah menyiapkan pembelaan atas tuntutan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (18/6) besok. Total pledoinya sebanyak 108 halaman.

Kuasa hukum Ratna, Desmihardi mengatakan, dalam pledoi itu untuk meluruskan sangkaan yang menjerat Ibunda Atiqah Hasiholan ini. Utamanya tentang isu membuat keonaran dengan sengaja.

"Kami melihat (keonaran) itu tidak ada dan tidak pernah terbukti di persidangan. Keonaran itu kan satu fakta. Mestinya yang membuktikan keonaran itu adalah saksi, bukan ahli," kata Desmihardi di Polda Metro Jaya, Senin (17/6).

Selain itu, kata Desmihardi, pendapat ahli yang menyebut Ratna bisa membuat onar juga tak bisa dibuktikan.

"Ahli itu kan pendapatnya yang didengar. Pendapatnya mengatakan itu onar, tapi padahal onar itu sendiri adalah fakta atau peristiwa. Menurut kami nggak bisa dibuktikan dengan pendapat ahli seperti itu," tegas Desmihardi.

Dalam hal ini, pihaknya menyebutkan kalau dugaan keonaran yang dimaksud juga tak terjadi.

"Kan tidak terjadi keonaran kok sesuai definisi keonaran itu sendiri enggak ada. Apalagi pasal 14 UU Nomor 1 1946 itu ditujukan dalam masa revolusi. Nah sekarang sudah terjadi kedaruratan tidak? Kalau keonaran, apa terjadi bakar-bakaran tidak? Nah itu kami melihatnya di situ. Kami menyimpulkan memang keonaran tidak ada. Hal itu yang akan dicantumkan dalam pledoi," pungkas Desmihardi.

Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet disebut sengaja membuat kegaduhan lewat cerita dan foto-foto wajah yang lebam dan bengkak yang disebut penganiayaan. Rangkaian kebohongan dilakukan Ratna Sarumpaet lewat pesan WhatsApp.

Baca juga:
Mengeluh Sakit Leher, Ratna Sarumpaet Minta PN Jaksel Izinkan Berobat ke RS
Sebut Ratna Sarumpaet Sakit, Pengacara Klaim Pegang Surat Rujukan Polisi ke RS
Alami Sakit Leher, Ratna Sarumpaet Dibawa ke Dokkes Polda
Ratna Sarumpaet Mengaku Stres saat Tahu Polisi Kembangkan Kasusnya
Dituntut 6 Tahun Penjara, Ratna Sarumpaet Bilang 'Agak Hiperbola ya'
Ekspresi Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Bui

(mdk/did)