Sidak di Kosambi, BPOM Sita Puluhan Dus Obat-obatan Ilegal

Sidak di Kosambi, BPOM Sita Puluhan Dus Obat-obatan Ilegal
BPOM ungkap peredaran obat keras ilegal di Tangerang. ©2019 Merdeka.com/Kirom
PERISTIWA | 3 Desember 2019 16:39 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Obat-obatan keras yang dijual bebas di wilayah Kabupaten Tangerang semakin marak. Penjualan obatan ilegal ini umumnya berkedok sebagai toko penyedia perlengkapan dan peralatan kecantikan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendatangi sejumlah toko yang mengedarkan berbagai jenis obat-obatan keras ilegal di Kosambi, Tangerang hari ini. Tiga di antara sejumlah toko yang digeledah itu, berjualan di kawasan Mal Bandara City, Kosambi, Tangerang.

"Kami lakukan penyitaan terhadap obat-obatan yang dijual bebas tersebut dan toko kami segel," kata Kepala BPOM Penny Lukito, Selasa (3/12).

Dari hasil penggerebekan itu, terdapat puluhan dus yang berisi 419 item dari 172.532 potongan obat keras. "Semua itu dengan nilai barang total Rp270 Juta," ujar dia.

Baca Selanjutnya: Jenis Obat Ilegal yang Disita...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami