Sidak pasar swalayan, BBPOM Padang temukan 145 kaleng sarden isi cacing

Sidak pasar swalayan, BBPOM Padang temukan 145 kaleng sarden isi cacing
PERISTIWA | 2 April 2018 19:45 Reporter : ER Chania

Merdeka.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Sumatera Barat menyisir sejumlah swalayan dan mini market di kota Bukittinggi, Senin (2/4). Hal itu dilakukan guna memburu produk ikan kaleng kemasan yang marak diduga mengandung cacing.

"Dari hasil sementara kita menemukan sebanyak 145 kaleng makarel merek botan, 18 kaleng merek Gaga, dan 2 kardus merek ABC. Kita temukan di Ramayana," kata Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri.

Dikatakannya, dalam melakukan pemantauan pasar, pihaknya tak lantas langsung melakukan penyitaan. Namun, meminta pihak swalayan atau mini market yang masih menjual produk tersebut untuk menarik barang tersebut ke dalam gudang.

"Setelah itu kita beri label segel BBPOM dan dilarang untuk diedarkan kembali.
Artinya, kami memberikan kesempatan kepada penjual untuk mengembalikan produk yang kami segel itu kepada penyuplai atau distributor mereka," tambahnya.

Martin mengingatkan, agar masyarakat selalu waspada dalam berbelanja terutama dalam memilih ikan sarden kemasan.

"Periksa kemasan, label, izin Edar dan tanggal kedaluwarsa. Pastikan juga kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, dan pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI. Jika masyarakat masih ragu, dapat berkonsultasi dengan petugas kami melalui layanan telepon," tutupnya. (mdk/rhm)


Ketua MUI tegaskan temuan cacing di sarden kalengan berbahaya
Cacing dalam ikan makarel tak berbahaya buat kesehatan tapi ganggu estetika
27 Sarden ditarik BPOM, pengusaha ngeluh rugi miliaran & PHK karyawan
Begini alibi pengusaha terkait cacing dalam ikan sarden makarel
Obat herbal ilegal asal Malaysia beredar lewat MLM
Kecuali makarel, pemerintah yakinkan produk olahan ikan lain aman dimakan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami