Sidang Perdana Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Digelar di PN Jaktim

Sidang Perdana Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra Digelar di PN Jaktim
Djoko Tjandra. ©ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
NEWS | 13 Oktober 2020 12:48 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang perdana kasus pemalsuan surat jalan dengan terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra. Selain Djoko Tjandra, Anita Kolopaking dan Brigjen Prasetijo juga digelar hari ini.

"Iya hari ini di Jaktim (PN Jaktim) secara virtual," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono saat dihubungi merdeka.com, Selasa (13/10).

"(Dakwaan) Djoko Tjandra sudah selesai dibacakan. Selanjutnya Anita Kolopaking dan Brigjen Prasetijo," katanya.

Ia menambahkan, perkara yang disidangkan hari ini terkait surat jalan palsu yang digunakan Djoko Tjandra untuk terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

"Dugaan tempat terjadinya menggunakan surat palsu untuk terbang dari Bandara Halim (Perdanakusuma)," sambungnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri menetapkan Djoko Tjandra sebagai tersangka di kasus surat jalan palsu.

"JST dikenakan Pasal 263 ayat 1 dan 2, Pasal 426, Pasal 221 KUHP dengan ancaman 5 tahun," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat 14 Agustus 2020.

Argo menyatakan, ada tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus surat jalan palsu, yakni PU (Brigjen Prasetijo Utomo), A (Anita Kolopaking), dan JST (Joko Soegiarto Tjandra) alias Djoko Tjandra.

Brigjen Prasetijo dipersangkakan dengan tiga pasal berlapis, yakni Pasal 263 Ayat 1 dan Ayat 2 juncto Pasal 55 Ayat 1 Kesatuan E KUHP, Pasal 426 Ayat 1 KUHP dan atau Pasal 221 Ayat 1 KUHP. Sedangkan, Anita Kolopaking dipersangkakan telah melanggar Pasal 263 Ayat 2 KUHP, dan Pasal 223 KUHP.

(mdk/rhm)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami