Sidang praperadilan, Sukmawati Soekarnoputri disoraki pendukung Rizieq

PERISTIWA | 18 Oktober 2018 11:12 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Sidang lanjutan praperadilan kasus penodaan lambang negara yang melibatkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab digelar, Kamis (18/10). Hadir dalam sidang tersebut, Sukmawati Soekarnoputri sebagai saksi.

Sidang tersebut digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung Jawa Barat, Kamis (18/10). Dari pantauan, para pendukung Rizieq Syihab menyerang anak Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno itu secara verbal.

Teriakan berisi sindiran menggema saat Sukmawati memasuki ruang sidang. Para pendukung Rizieq tak henti-hentinya menyoraki Sukmawati.

Sementara itu, Sukmawati terlihat tenang didampingi penasihat hukum. Ia bahkan terlihat menyimak teriakan loyalis Rizieq Syihab dengan ekspresi yang datar.

Suasana tetap riuh meski Hakim tunggal Muhammad Rozad meminta kepada yang hadir untuk bersikap tenang karena dianggap mengganggu proses persidangan yang tengah memeriksa barang bukti dengan kedua belah pihak.

"Mohon tenang," ujar Rozad kepada pengunjung sidang sambil memukul palu sidang.

Namun, hal itu tidak digubris. Sindiran dari para loyalis ini tetap berlangsung, meski saksi sedang memberikan keterangan.

Untuk diketahui, praperadilan diajukan Sukmawati menyusul dihentkannya penyidikan atau SP3 kasus Habib Rizieq yang diduga telah melakukan penodaan terhadap lambang negara. Laporan ke polisi itu pernah dilayangkan oleh Sukmawati. (mdk/rnd)

Baca juga:
Eks 212 deklarasi dukung Jokowi-Ma'ruf, minta pulangkan Rizieq dengan aman
Putri Habib Rizieq tertahan di Oman tak bisa menyeberang ke Yaman, ini kata Kemlu RI
Hadapi praperadilan, Polda Jabar siapkan berkas kasus kasus Rizieq
Pihak Polda Jabar tak hadir, sidang Praperadilan Rizieq ditunda
Polisi tak mau kecolongan Ratna Sarumpaet kabur seperti Habib Rizieq
Soal pencekalan, Rizieq Syihab terancam sanksi blacklist di Saudi Arabia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.