Sidang Video Porno Vina Garut, Tiga Pemeran Terancam Hukuman 22 Tahun Penjara

Sidang Video Porno Vina Garut, Tiga Pemeran Terancam Hukuman 22 Tahun Penjara
PERISTIWA | 28 November 2019 17:36 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Kasus video asusila 'Vina Garut' yang sempat panas diperbincangkan mulai memasuki episode baru. Kamis (28/11), tiga orang pemeran dalam video mesum tersebut, yaitu Vina, Wely, dan Dodi menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Garut.

Para terdakwa sudah datang sejak pukul 09.50 di Pengadilan Negeri Garut. Namun sidang molor hingga lima jam. Saat datang, terdakwa Vina menggunakan kerudung dan celana hitam berkemeja putih berbalutkan rompi tahanan langsung dibawa petugas ke ruang tunggu anak. Dua terdakwa lainnya langsung digiring ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Garut.

Vina menunggu di ruang tunggu anak. Sejumlah awak media sempat menanyai kondisi kesehatannya, namun ia tidak merespon dan memilih tunduk guna menghindari sorotan kamera. Sekitar pukul 14.00, Vina mulai masuk ke ruang sidang untuk mengikuti persidangan bersama dua teman mainnya dalam video.

Persidangan dilakukan secara tertutup. Hanya keluarga terdakwa yang diperbolehkan mengikuti jalannya persidangan. Sebelum sidang dimulai, istri terdakwa Wely sempat jatuh pingsan sehingga petugas harus membawanya ke ruang kesehatan.

Sekitar pukul 15.00, Vina keluar dari ruang sidang Garuda sambil didampingi kuasa hukumnya. Saat itu Vina berjalan cepat menuju ruang tunggu. Tidak satu patah kata pun yang diucapkan Vina kepada wartawan yang sudah lama menunggunya.

Sekitar 15 menit kemudian, terdakwa Wely kemudian keluar dari ruang sidang. Aksinya sama dengan apa yang dilakukan Vina. Saat berjalan ia pun berusaha menutup wajahnya menggunakan songkok warna hitam saat petugas menggiringnya ke ruang tahanan.

Beberapa saat setelahnya, terdakwa Dodi pun kemudian keluar dari ruang sidang. Berbeda dengan Vina dan Wely, Dodi mau menjawab pertanyaan wartawan sambil berjalan pelan menuju ruang tahanan.

"Lancar sidangnya, mohon doanya yah semoga kasus kami cepat selesai dan semoga kasus saya bisa menjadi contoh buat yang lain," katanya.

Dodi mengakui kesalahannya. Dia berharap kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi semua orang. Dia berharap kasusnya bisa diputus seadil-adilanya.

Baca Selanjutnya: Terancam Hukuman Penjara 22 Tahun...

Halaman

(mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami