Simulasi Pengamanan Pilkada Klaten Diwarnai Aksi Pencurian Kotak Suara

Simulasi Pengamanan Pilkada Klaten Diwarnai Aksi Pencurian Kotak Suara
PERISTIWA | 22 September 2020 12:55 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Polres Klaten, Jawa Tengah menggelar simulasi pengamanan Pilkada serentak 9 Desember 2020 di lapangan SKDC Polres Klaten, Selasa (22/9). Kegiatan di halaman samping Mapolres tersebut dihadiri Forkompinda, Ketua KPU dan Bawaslu, tim sukses paslon bupati-wakil bupati, tokoh pemuda dan agama, personel Polres, Kodim, Satpol PP serta Dinas Perhubungan.

Sedangkan pengambil apel dilakukan secara bersama oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, Kapolres AKBP Edy Suranta Sitepu, serta Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Joni Eko Prasetyo SIP.

Edy mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan mengantisipasi segala bentuk ancaman dan gangguan dalam setiap tahapan Pilkada, termasuk ancaman pandemi Covid-19. Setiap tindakan pengamanan yang akan dilakukan personel TNI-Polri dan unsur pendukung lainnya, akan selalu berpedoman kepada undang-undang, Perpres dan Perkap yang ada.

"Semua hal tersebut (peraturan perundang-undangan) harus dipedomani, sehingga sesuai dengan standar operasional prosedur. Kita juga wajib menjaga protokol kesehatan agar tidak menjadikan klaster baru pandemi Covid-19," kata Edy.

Ia juga mengingatkan kepada para personel TNI-Polri dan ASN agar selalu profesional dan netral. Komitmen netral tersebut juga diucapkan pada deklarasi netralitas TNI-Polri dan ASN yang dilanjutkan deklarasi damai dari masing-masing perwakilan tim sukses.

Terkait kondusifitas wilayah Kabupaten Klaten juga disinggung oleh Bupati Sri Mulyani dan Dandim 0723/Klaten. Mereka meminta agar para personel pengamanan melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab. Kepada para pemilih, simpatisan dan tim sukses juga diminta untuk senantiasa menjaga suasana sejuk damai wilayah Klaten.

"Pendapat boleh beda, pilihan boleh tidak sama. Bedanya pendapat dan pilihan jangan sampai dijadikan alasan untuk berselisih dan terpecah belah," kata Sri Mulyani.

Usai apel, acara dilanjutkan dengan simulasi pengamanan Pilkada Klaten yang dilakukan oleh personel gabungan TNI-Polri. Simulasi menampilkan skenario-skenario tindakan pengamanan dari situasi hijau hingga skenario antisipasi dari pihak-pihak yang berusaha menggagalkan pilkada.

Simulasi dimulai dari situasi aman wilayah Klaten di mana masyarakat melakukan aktivitas ekonomi secara normal. Dalam tahap ini juga ditampilkan penindakan kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19. Petugas Polri yang mendapati pemotor yang tidak memakai masker langsung menghentikan dan memberikan teguran.

Sementara pada tahapan masa tenang, personel gabungan bersama PPK melakukan patroli memastikan seluruh alat peraga kampanye sudah diturunkan. Petugas juga memastikan tidak ada gesekan antarpendukung saat penurunan alat peraga kampanye.

Skenario penindakan hukum juga ditampilkan saat adanya orang tidak bertanggung jawab mencoba mengambil paksa kotak suara yang sedang dalam perjalanan ke kantor PPK. Petugas TNI-Polri yang selalu dalam kondisi siaga bisa menggagalkan aksi tersebut dan juga berhasil mengamankan pelaku.

Adanya perusuh dalam aksi unjuk rasa di depan KPU juga diperagakan dan berhasil diatasi oleh personel TNI-Polri. Personel Polri yang berhadapan langsung dengan pengunjuk rasa sudah berusaha melakukan upaya-upaya negosiasi, namun belum menemui titik temu.

Massa bahkan menjadi lebih tidak terkendali. Petugas kemudian terpaksa melakukan penindakan sesuai Perkap No 1 tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian dan juga Perkap No 8 tahun 2010 tentang Tata Cara Lintas Ganti dan Cara Bertindak dalam Penanggulangan Huru-hara.

Tindakan itu di antaranya penyekatan oleh personel tanpa alat kemudian berganti dengan personel menggunakan alat, penggunaan anjing untuk membubarkan massa, penggunaan water canon, gas air mata hingga pengerahan tim bermotor pengurai massa. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami