Sindir Dirut Asabri, Mahfud Ibaratkan Pencuri Dituduh Tidak Akan Ngaku

PERISTIWA | 17 Januari 2020 15:14 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi pernyataan Dirut PT Asabri Letjen Purn TNI Sonny Widjaja terkait dugaan korupsi. Sonny menangkal adanya isu korupsi di perusahaan penghimpun dana pensiun tentara dan Polri tersebut.

"Oh itu urusan Asabri, sama lah kalau orang ndak ngaku. Sama, kamu juga mencuri, oh kamu mencuri, pasti bilang tidak. Ntar dulu biar diperiksa oleh hukum," ujar Mahfud saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (17/1).

Mahfud mengatakan, sejauh ini pihaknya memiliki sumber-sumber kompeten yang menunjukkan terjadi kejanggalan di Asabri. Meski demikian, Kemenko Polhukam tidak mencari-cari bukti untuk memperkuat dugaan tersebut sebab pihaknya bukan penegak hukum.

"Polhukam tidak berusaha mencari itu, tetapi mendapat laporan dan informasi dari sumber-sumber yang kompeten. (Laporannya ada?) Ya biar nanti polisi," jelasnya.

"Saya tidak bilang tidak ada korupsi, itu sudah bukan urusan Menko Polhukam, karena Menko Polhukam itu bukan penegak hukum, tetapi percayalah bahwa itu sedang di dalami kemungkinan itu," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Pembayaran Pensiun TNI Polri Dijamin Aman

Dia menjamin, walaupun terdapat indikasi korupsi di tubuh Asabri, pembayaran terhadap pensiun polisi dan TNI akan berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Sejauh ini, likuiditas masih cukup terjamin.

"Saya bilang, modalnya asabri itu dalam 1 tahun turun Rp17,6 atau Rp17,4 triliun. Nah prajurit, tentara, TNI dan Polisi jangan khawatir, karena uangnya enggak habis. Ini likuiditasnya masih menjamin mereka dibayar sesuai dengan waktu. Tapi yang turun ini sekarang sedang diselidiki oleh polisi," tandasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Erick Thohir Ngaku Sering Diancam Setelah Kasus Jiwasraya dan Asabri Mencuat
Mahfud Sebut Tak Wajar Uang di Asabri Merosot Tajam
Luhut: Tak Ada yang Bisa Lari Dari Korupsi Asabri, Kau Goreng Saham Pasti Kena Semua
KPK dan BPK Sepakat Usut Dugaan Korupsi di Asabri
Staf Prabowo: 8 Persen Gaji TNI/Polri dan PNS Kemenhan Dikelola Asabri
Mahfud Sebut Kasus Dugaan Korupsi Asabri Akan Ditangani Polri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.