Sipir Gagalkan Penyelundupan Sabu Dibungkus Kondom di Rutan Trenggalek

PERISTIWA | 30 Oktober 2019 04:00 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Sipir penjaga di Rumah Tahanan Kelas IIB Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (29/10), menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu oleh seorang pengunjung perempuan berinisial N ke dalam lingkungan rutan setempat.

Menurut Kepala Keamanan Rutan Kelas IIB Trenggalek Gulang Rinanto, sejak kedatangan N pada saat jam besuk telah habis telah memantik kecurigaan petugas yang berjaga di bagian pemeriksaan pintu masuk.

Namun, karena gadis asal Nganjuk itu mengenakan hijab, sementara sipir perempuan sedang tidak berada di tempat, N diberi kesempatan bertemu narapidana kasus narkoba berinisial S di gazebo dekat pintu masuk ruang pemeriksaan sembari menunggu dilakukan penggeledahan lanjutan.

"Sejak awal kami sudah curiga karena dia datang saat jam besuk sudah berakhir. Akan tetapi, karena kasihan, kami beri kesempatan dahulu bertemu dengan warga binaan yang dituju sambil terus diawasi," kata Gulang menyampaikan kronologi.

Kecurigaan itu terbukti. N yang tidak sadar terus diawasi terpantau mengambil dan menyerahkan paket sabu yang dia simpan di balik kaus kakinya kepada narapidana S.

Seketika itu juga sipir mendatangi keduanya dan melakukan penggeledahan terhadap napi S. Petugas menemukan satu paket sabu seberat sekitar 1 gram yang dikemas dalam wadah alat kontrasepsi (kondom).

Setelah ditemukan barang bukti sabu dalam kemasan alat kontrasepsi kondom, N, S, dan O, ditahan petugas lalu diserahkan ke polisi. S dan O dibawa keluar lebih dulu, sementara N yang berpakaian agamis digelandang berikutnya.

Wajahnya pucat pasi saat digelandang perempuan polisi menuju mobil tahanan. Mukanya sembab dan matanya berkaca-kaca. N yang disebut berlatar pemandu lagu menjadi gugup dan menyesali kejadian yang dia hadapi.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke Polres Trenggalek untuk dilakukan penanganan.

Sementara itu, Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak menyebutkan ada tiga orang yang ditangkap atas hasil tangkap tangan internal keamanan Rutan Trenggalek itu.

Selain N yang berperan sebagai kurir dan napi S selaku penerima paket barang (narkoba), polisi juga menggelandang narapidana kasus narkoba berinisial O yang disebut sebagai pihak yang dituju pengiriman narkoba tersebut.

"Napi O ini yang menyuruh S untuk menerima paket sabu yang dibawa N dari Kediri. Kami juga tengah memburu DPO pemasok narkoba berinisial G yang menyerahkan paket sabu ini kepada N untuk dikirim kepada napi O melalui S tadi," kata Jean Calvijn.

Ia menduga penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu oleh N ke dalam Rutan Trenggalek itu dilakukan secara terencana sejak sepekan sebelumnya dengan inisiator O, narapidana kasus narkoba pindahan dari Tulungagung.

Jean Calvijn memastikan aksi penyelundupan narkoba jenis sabu dari seorang pengunjung wanita ke narapidana di Rutan Klas IIB Trenggalek, Jawa Timur sudah direncanakan sejak sepekan sebelumnya.

"Pelaku N yang berperan sebagai kurir ini berteman dengan narapidana kasus narkoba berinisial O melalui perkenalan di instagram. Mereka sempat bertemu sepekan sebelumnya, dan pada pertemuan itulah direncanakan penyelundupan," kata dia.

Belum diketahui secara pasti berapa upah yang diterima N atas kenekatannya menyelundupkan narkoba jenis sabu kepada O melalui narapidana berinisial S di dalam Rutan Trenggalek.

Menurut pengakuan para pelaku kepada petugas, polisi dan sipir yang menginterogasinya, N sebelumnya sempat menerima upah awal sebesar Rp1 juta.

"Detil dan keterangan resminya nanti saat press rilis ya. Ini kami masih mau melakukan pemeriksaan di Mapolres Trenggalek," kata Simanjuntak.

Baca juga:
Selundupkan Sabu dalam Sepatu, 4 Pemuda Ditangkap di Bandara Sultan Iskandar Muda
TNI Gagalkan Penyelundupan 79 Kg Sabu di Banyuasin, Dua Pelaku Diamankan
Penyelundup Sabu dari Malaysia ke Lapas Langsa Aceh Ditembak Mati BNN
Dibiarkan Sepekan di Gudang, Polisi Bongkar Satu Peti Isi Sabu Dalam Kemasan Susu
Polres Lumajang Sita Sabu Senilai Rp5 Miliar Diduga Dipasok Jaringan Internasional
Bawa 1.800 Butir Pil Ekstasi, Reza Diamankan Petugas Bandara Kualanamu

(mdk/ded)